Nelayan Terjatuh dari Pompong di Rupat Utara Bengkalis, Pencarian Masih Dilakukan

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis lingkaran polri.id, 17 Juni 2025 — Seorang nelayan bernama Atai (40) dilaporkan hilang setelah terjatuh dari pompong saat menjaring udang di Perairan Beting Galah, Desa Suka Damai, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau. Insiden terjadi pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru pada Selasa (17/6/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

 

Menurut keterangan saksi mata, korban bersama dua orang rekannya berangkat melaut sejak pagi menggunakan pompong masing-masing. Saat kejadian, jarak antar-pompong diperkirakan sekitar 100 meter.

 

“Saya melihat korban sedang menarik jaring sekitar pukul 10.00 WIB. Tapi tak lama kemudian, saya tidak melihatnya lagi di atas pompong,” ujar salah satu nelayan yang turut melaut bersama korban.

 

Saksi kemudian mendekati pompong milik Atai dan mendapati korban sudah tidak berada di atas kapal. Hanya jaring yang digunakan untuk menjaring udang yang tertinggal di atas pompong. Upaya pencarian awal oleh rekan-rekan korban tidak membuahkan hasil.

 

Menyikapi laporan tersebut, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dimulai pada Selasa siang pukul 13.00 WIB. Tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Bengkalis, Polsek Rupat Utara, TNI AL Pos Tanjung Medang, serta Babinsa langsung dikerahkan ke lokasi. Pencarian dipimpin oleh Kapolsek Rupat Utara, AKP Herman, dengan mengerahkan dua armada speedboat untuk menyisir perairan Beting Galah.

 

“Kita memulai pencarian dengan briefing dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat,” ungkap Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, Selasa sore.

 

Sebagai langkah tambahan, Tim Kantor SAR Pekanbaru juga diberangkatkan menggunakan kapal Rigid Boat (Rb 218) pada pukul 17.20 WIB. Tim yang terdiri dari 14 personel diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB dan melanjutkan pencarian hingga malam hari.

 

Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

NAM (6) MEDIA SILATURAHMI DENGAN KASAT NARKOBA POLRES NAGAN RAYA YANG BARU” KOMITMEN BERSAMA BERANTAS NARKOBA”.
HASIL REKAPITULASI SUARA PEMILIHAN UMUM MUKIM TAHUN 2026 DI KECAMATAN LANGKAHAN ACEH UTARA BERLANGSUNG AMAN DAN TRANSPARAN
“Deklarasi Akbar HSB, Puluhan Ormas di Sumsel Kompak Wujudkan Persatuan”
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Sat Narkoba Polres Sergai Respon Cepat Laporan Warga Via Call Center 110 Gerebek Sarang Narkoba di Desa Pon.
Bikin Haru, Babinsa Ini Tak Sekadar Mengawasi, Ikut Mengaduk Semen Bangun Rumah Warga
Pimpin Serah terima Jabatan Sejumlah Pejabat Utama, Kapolres Pagar Alam Tekankan Profesionalisme Personel

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:29 WIB

NAM (6) MEDIA SILATURAHMI DENGAN KASAT NARKOBA POLRES NAGAN RAYA YANG BARU” KOMITMEN BERSAMA BERANTAS NARKOBA”.

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:44 WIB

HASIL REKAPITULASI SUARA PEMILIHAN UMUM MUKIM TAHUN 2026 DI KECAMATAN LANGKAHAN ACEH UTARA BERLANGSUNG AMAN DAN TRANSPARAN

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:43 WIB

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:27 WIB

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sat Narkoba Polres Sergai Respon Cepat Laporan Warga Via Call Center 110 Gerebek Sarang Narkoba di Desa Pon.

Berita Terbaru