Nganjuk-lingkaranpolri.id
Dewan Pimpinan Cabang Persatuan jurnalis Indonesia cabang nganjuk menggelar malam renungan hari buruh sekaligus hari pendidikan Nasional yang bertempat di desa Berbek kabupaten nganjuk hari Sabtu tanggal 02/05/2026 berjalan lancar
Kegiatan ini dihadiri seluruh pengurus persatuan jurnalis Indonesia cabang nganjuk dan anggota, serta beberapa aktivis buruh,tokoh masyarakat, beberapa guru,LSM dan lintas media yang ada di nganjuk terangnya
Acara dimulai pukul 19:00 WIB diawali dengan tahlil serta doa bersama dipimpin ketua panitia kegiatan bapak supirno ,suasana haru dan sakral membuat momentum kegiatan semakin khidmat .
Tampak hadir ketua DPC PJI KABUPATEN NGANJUK bapak impi yusnandar S.sos,.SH,.MH,.M.A.P,.M.M . Beliau menyampaikan bahwasanya “dengan Hari Buruh nasional sekaligus hari pendidikan Nasional ini kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dengan kecerdasan Mereka berdua dan kita harus selalu mengenang jasa jasa mereka berdua”imbuhnya
Guru adalah pahlawan tanda jasa dan
Seorang guru juga pemandu spiritual untuk murid-muridnya. Sedang dalam agama Buddha, guru adalah orang yang memandu muridnya dalam jalan menuju kebenaran. Murid seorang guru memandang gurunya sebagai jelmaan Buddha atau Bodhisattva. Dalam agama Sikh, guru mempunyai makna yang mirip dengan agama Hindu dan Budha.
Dalam sambutannya terpisah Bapak Dr junari SH,. M.si memberikan pesan moral kepada kita sebagai generasi muda bahwasanya “Almarhum marsinah sebagai simbol perjuangan Membela Kebenaran Serta integritas ,Sementara ajaran filosofis Ki Hajar dewantara sebagai bapak Pendidikan
Ing ngarso sung tulodho ing madyo mangun karso Tut wuri handayani sebagai Penguat dan Pendorong dalam mewujudkan Cita Cita Perjuangan Bangsa ungkapnya singkat
Hari buruh nasional dan internasional yang jatuh pada tanggal 01/05/2026 diperingati setiap tahun oleh dunia internasional,dalam momentum ini dikarenakan Buruh adalah seseorang yang bekerja pada orang lain, instansi, atau perusahaan secara tetap dengan menerima upah/gaji, baik berupa uang maupun barang sehingga hal ini bisa dikatakan sebagai pejuang keluarga pungkasnya
Penulis Tarmadi kohtier






