SUMUR BOR HUNTARA SIMPANG TIGA MATI SEBULAN, 20 KK KORBAN BENCANA TERPAKSA BELI AIR DAN MENUMPANG MANDI

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Lingkaran polri.id

Penderitaan puluhan korban bencana yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara) Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, kian memprihatinkan. Sudah sebulan terakhir, sumur bor yang menjadi satu-satunya sumber air bersih di lokasi tersebut mati total tanpa ada perbaikan yang jelas.

 

Akibatnya, sebanyak 20 kepala keluarga (KK) penghuni huntara terpaksa bertahan dalam kondisi serba sulit. Untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci hingga buang air, warga harus membeli air atau menumpang ke rumah kerabat.

 

Ironisnya, huntara tersebut merupakan program bantuan untuk korban bencana yang dibangun oleh Danantara Indonesia bersama sejumlah BUMN seperti Pertamina, BNI, Jasa Marga, dan Telkom Indonesia. Namun fasilitas dasar berupa air bersih justru lumpuh dan terkesan dibiarkan begitu saja.

 

“Sudah satu bulan sumur bornya mati. Tidak ada air sama sekali. Kami terpaksa beli air galon untuk masak dan mandi numpang ke rumah saudara,” ujar seorang ibu rumah tangga penghuni Huntara Desa Simpang Tiga kepada awak media, Selasa (12/5/2026).

 

Warga mengaku sudah berulang kali melaporkan kerusakan tersebut kepada pihak pengelola huntara. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata maupun kepastian kapan sumur bor itu akan diperbaiki.

 

Untuk kebutuhan MCK, warga hanya mengandalkan air hujan yang ditampung seadanya. Jika hujan tidak turun, mereka terpaksa membeli air dari mobil tangki dengan harga Rp5.000 per jeriken. Kondisi itu tentu sangat memberatkan, terlebih mayoritas penghuni huntara merupakan masyarakat korban bencana dengan kondisi ekonomi terbatas.

 

“Ini huntara untuk korban bencana, tapi kami malah disiksa dengan kesulitan air bersih. Mau sampai kapan dibiarkan begini?” keluh warga lainnya dengan nada kecewa.

 

Ketiadaan air bersih selama sebulan penuh juga memicu kekhawatiran terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak. Sanitasi yang buruk berpotensi menimbulkan penyakit kulit, diare, hingga infeksi lainnya apabila tidak segera ditangani.

 

Warga berharap pemerintah Kecamatan Langkahan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera turun tangan membantu penyelesaian masalah tersebut, termasuk memperbaiki sumur bor dan memastikan pasokan listrik di huntara tetap stabil agar fasilitas air dapat kembali berfungsi normal.

 

Masyarakat menilai persoalan air bersih di huntara tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kebutuhan dasar manusia. Terlebih, huntara dibangun sebagai tempat perlindungan sementara bagi korban bencana, bukan justru menambah penderitaan mereka.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Huntara maupun pihak terkait mengenai penyebab kerusakan sumur bor dan kapan perbaikan akan dilakukan.

 

 

Tgk Leupi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satlantas Polres Langkat Gelar Patroli Dialogis Gereja, Polri Hadir Jaga Keamanan dan Kenyamanan Jemaat
Polsek Salapian Bongkar Peredaran Sabu di Pancur Ido, Pengedar Ditangkap Bersama Barang Bukti 2,06 Gram
Dalam Sehari 3 Pengedar Narkoba Diamankan Polres Binjai Dari TKP Berbeda.
Bermodal CCTV dan Sinergi Warga, Polsek Bahorok Ungkap Pencurian Sepeda Motor Kurang dari 3 Jam Pelaku Merupakan Residivis
Rasa Kecewa Dan Harapan Yuliet, Warga Kertapati Yang Menyentuh Hati Warga Dan Netizen
Kapolres Langkat Terima Penghargaan Dari Syarikat Islam, Wujud Sinergi Polri Dan Ulama Menjaga Kamtibmas
KAPOLRES BINJAI JENGUK KORBAN BEGAL PELAJAR PASTIKAN PENDAMPINGAN DAN PENANGANAN MAKSIMAL
Cegah Penyelundupan Manusia, Polres Loteng Bersama AFP Gelar Edukasi Ke Masyarakat Pesisir. Prevent Human Smuggling, Central Lombok Police and AFP Hold Educational Outreach for Coastal Communities.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIB

Satlantas Polres Langkat Gelar Patroli Dialogis Gereja, Polri Hadir Jaga Keamanan dan Kenyamanan Jemaat

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:19 WIB

Polsek Salapian Bongkar Peredaran Sabu di Pancur Ido, Pengedar Ditangkap Bersama Barang Bukti 2,06 Gram

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:13 WIB

Bermodal CCTV dan Sinergi Warga, Polsek Bahorok Ungkap Pencurian Sepeda Motor Kurang dari 3 Jam Pelaku Merupakan Residivis

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:54 WIB

Rasa Kecewa Dan Harapan Yuliet, Warga Kertapati Yang Menyentuh Hati Warga Dan Netizen

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:29 WIB

Kapolres Langkat Terima Penghargaan Dari Syarikat Islam, Wujud Sinergi Polri Dan Ulama Menjaga Kamtibmas

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:23 WIB

BERITA UTAMA

Sidang Perkara di Sulawesi selatan, Kubu Terdakwa Ajukan Eksepsi 

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:58 WIB