Warga Keluhkan Lambatnya Penanganan Kasus Curas di Empat Lawang, Pelaku Belum Dipanggil Polisi

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lingkaranpolri.id Empat Lawang -Sumsel Korban perampasan sepeda motor, FR, mengaku bingung karena laporannya belum juga diproses oleh Polres Empat Lawang. Kasus yang melibatkan dua pelaku, yang salah satunya adalah oknum PPPK dan ayahnya, seorang mantan kepala sekolah, ini terjadi pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Menurut FR, laporan yang ia buat dengan nomor STTLP/B/139/VIII/2025 masih belum menunjukkan perkembangan signifikan. “Tadi komunikasi dengan mereka (pihak Pidum), berkas masih di meja Kasat,” kata FR, Minggu (24/8/2025).

Ia menambahkan, hingga kini, sepeda motor matic miliknya yang dirampas dengan ancaman senjata tajam belum dikembalikan oleh para pelaku, berinisial L dan S.

Warga Kecewa, Berharap Kasus Tidak Terulang
Lambatnya penanganan kasus ini memicu kekecewaan warga. Mereka menilai Polres Empat Lawang selalu lambat dalam menuntaskan kasus kriminal.

Salah satu warga mencontohkan kasus penganiayaan anak di bawah umur yang terjadi beberapa tahun lalu di Desa Ulak Dabuk, Kecamatan Talang Padang. Pelaku baru ditangkap setelah orang tua korban tewas dianiaya.

Warga berharap, kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi Polres Empat Lawang. “Jangan sampai harus menunggu ada korban jiwa lagi seperti di Ulak Dabuk,” ujar seorang warga. Ia berharap, konflik di tengah masyarakat dapat segera diselesaikan tanpa harus menunggu adanya korban lebih lanjut.

( Team)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sasar 382 Rumah, Pemkab Nganjuk Mulai Salurkan Bantuan BSPS Tahap Pertama
Tindak Tegas Mafia BBM, Polda Sumsel Gagalkan Distribusi Solar Ilegal Ke Kapal Tugboat Ki Sungai Musi
Sasar 382 Rumah, Pemkab Nganjuk Mulai Salurkan Bantuan BSPS Tahap Pertama
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Ketua BPD Desa Marao Dipanggil Dinas Pendidikan Nias Selatan Terkait Dugaan Rangkap Jabatan
Diduga Tanpa Izin PBG dan Amdal : Bangunan di Kemas Rindo Berdiri Diam, Janji Gedung Serbaguna 
Heboh! Dua PPPK Diduga ‘Ditarik’ Dari Kecamatan SU II ke IT II, Benarkah Sudah Sesuai Aturan?
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:23 WIB

Sasar 382 Rumah, Pemkab Nganjuk Mulai Salurkan Bantuan BSPS Tahap Pertama

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:07 WIB

Tindak Tegas Mafia BBM, Polda Sumsel Gagalkan Distribusi Solar Ilegal Ke Kapal Tugboat Ki Sungai Musi

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:15 WIB

Sasar 382 Rumah, Pemkab Nganjuk Mulai Salurkan Bantuan BSPS Tahap Pertama

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:22 WIB

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua BPD Desa Marao Dipanggil Dinas Pendidikan Nias Selatan Terkait Dugaan Rangkap Jabatan

Berita Terbaru