Waw Viral ! Diduga Anggota Dewan DPRD Muara Enim Terekam Menyawer Di Atas Panggung,Yudha Ketua Lpkpi Sumsel,Angkat Bicara

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARAN POLRI.COM// Palembang – Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi dan Penyelamat Indonesia (LPKPI) Sumatera Selatan, Yudha Loobay, melontarkan kritik keras sekaligus kecaman terbuka terhadap di duga anggota DPRD Muara Enim yang videonya beredar luas tengah asyik menyawer biduan di atas panggung,Minggu(30/11/2025).

 

Menurut Yudha Loobay, aksi tersebut bukan sekadar tindakan tidak pantas, melainkan bentuk pelecehan terhadap etika jabatan, penghinaan terhadap rasa keadilan publik, dan bukti nyata rendahnya kepedulian seorang wakil rakyat terhadap keadaan masyarakat yang sedang kesulitan.

 

“Di saat masyarakat Muara Enim masih berjuang dengan berbagai kesulitan ekonomi, infrastruktur dasar yang belum merata, serta pelayanan publik yang jauh dari ideal, anggota dewan malah mempertontonkan aksi saweran seperti tidak punya empati sama sekali, Ini benar-benar memalukan dan mencoreng martabat lembaga DPRD,” tegas Yudha Loobay.

 

Yudha Loobay menambahkan, perilaku tersebut menggambarkan bahwa sebagian pejabat lebih sibuk mencari hiburan daripada menjalankan amanah rakyat.

 

“Jika masih ada anggota dewan yang lebih memilih bersenang-senang di atas panggung daripada turun melihat kondisi rakyatnya, itu tanda jelas bahwa mental pejabat tersebut tidak layak berada di kursi legislatif,” ujarnya.

 

Yudha Loobay juga menuntut Badan Kehormatan DPRD Muara Enim untuk segera memanggil dan memeriksa anggota dewan yang bersangkutan. Menurutnya, tindakan tegas merupakan keharusan agar publik tidak melihat lembaga legislatif sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang kebal kritik dan kebal etika.

 

“Kami tidak ingin DPRD menjadi panggung hiburan para pejabat. Rakyat butuh wakil yang bekerja, bukan yang memamerkan uang di depan biduan. Bila tidak mampu menjaga diri dan menjaga marwah jabatan, maka lebih baik mundur,” kata Yudha.

 

Yudha Loobay menutup pernyataannya dengan mengingatkan seluruh pejabat publik bahwa masa sekarang bukan lagi zaman rakyat bisa dibohongi dengan seremonial atau pencitraan kosong.

 

“Rakyat Muara Enim sedang membutuhkan bantuan dan perhatian. Jangan sampai mereka melihat wakilnya justru sibuk bersenang-senang, Tindakan ini tidak bisa ditoleransi. Kami, LPKPI Sumsel, akan terus mengawal dan menekan agar ada sanksi nyata,” pungkasnya.

 

Sementara itu Bupati Muara Enim saat dikompirmasi awak media melalui whatshaap mengatakan”Kalu bersifat pribadi tentu itu urusan pribadi”Tutupnya.(JHONY).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MASYARAKAT MENANTANG KAPOLDA SULUT UNTUK MEMBERANTAS GUDANG SOLAR ILEGAL DI MANEMBO NEMBO YANG KEBAL HUKUM!
Mengaku Petugas Bagi Bantuan, Pria Ini Bawa Kabur Kalung Emas Nenek di Pace
Bongkar Rangkaian Peredaran Pil LL di Prambon, Polisi Amankan 1.459 Butir
Mengaku Petugas Bagi Bantuan, Pria Ini Bawa Kabur Kalung Emas Nenek di Pace
WARTAWAN LINGKARAN POLRI ANGKAT BICARA, KECEWA PENGHARGAAN WARTAWAN TERBAIK DIBATALKAN DI HARI H
KORSA BERSAMA TNI-POLRI & BASARNAS TURUN LANGSUNG PADAMKAN API DI AREA BEHA.
Dari Kandungan hingga Usia 2 Tahun, DPR RI Ingatkan Warga Jatikalen: Jangan Main-Main dengan 1.000 HPK
Warga Minta Turun Anggota DPR RI Komisi III, Mabes Polri Dan Panglima TNI Tutup Gudang Minyak “AS”

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:35 WIB

MASYARAKAT MENANTANG KAPOLDA SULUT UNTUK MEMBERANTAS GUDANG SOLAR ILEGAL DI MANEMBO NEMBO YANG KEBAL HUKUM!

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

Bongkar Rangkaian Peredaran Pil LL di Prambon, Polisi Amankan 1.459 Butir

Senin, 14 September 2026 - 17:38 WIB

Mengaku Petugas Bagi Bantuan, Pria Ini Bawa Kabur Kalung Emas Nenek di Pace

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WIB

WARTAWAN LINGKARAN POLRI ANGKAT BICARA, KECEWA PENGHARGAAN WARTAWAN TERBAIK DIBATALKAN DI HARI H

Minggu, 13 September 2026 - 17:06 WIB

KORSA BERSAMA TNI-POLRI & BASARNAS TURUN LANGSUNG PADAMKAN API DI AREA BEHA.

Berita Terbaru