Jakarta – Lingkaran Polri.Id
Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo melontarkan ultimatum keras bagi jajarannya. Setiap anggota Polri yang terbukti terlibat narkoba, baik sebagai pemakai, pengedar, maupun beking bandar, akan langsung diberhentikan.
“Risikonya cuma satu: pemecatan. Tidak peduli pangkatnya. Jenderal atau pejabat, kalau terima uang haram dari narkoba, harus ditindak tanpa pandang bulu,” tegas Kapolri, menyikapi kasus yang mencuat di Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Jambi.
Bersih-bersih internal
Menurut Listyo Sigit, rangkaian kasus tersebut telah mencoreng wajah institusi dan menggerus kepercayaan masyarakat. Karena itu, ia mendorong pembersihan total di tubuh Polri sebagai bukti keseriusan perang melawan narkotika.
Ia menyoroti dampak narkoba yang kini makin masif menyasar anak muda. “Ini soal masa depan bangsa. Kalau aparat saja ikut bermain, bagaimana kita bisa melindungi generasi penerus?” ujarnya.
Pengawasan diperketat
Sebagai langkah konkret, Kapolri memerintahkan penguatan pengawasan internal di seluruh kesatuan. Penegakan hukum juga dipastikan berjalan konsisten, baik untuk warga sipil maupun oknum aparat yang melanggar.
Langkah tegas ini diharapkan menjadi momentum untuk memulihkan integritas Polri dan meyakinkan publik bahwa pemberantasan narkoba dilakukan mulai dari dalam institusi sendiri.
Editor : Zurwanto












