Lingkaranpolri.id
Tebo, DPC SPI Tebo menggelar RAT KPPI Tebo untuk yang pertama pada Rabu, 17 Juni 2026 di Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Mengusung tema “Memperkuat Koperasi untuk Mewujudkan Reforma Agraria, Agroekologi dan Kedaulatan Pangan” momentum RAT ke 1 ini juga digunakan oleh anggota SPI Tebo untuk menyepakati pembentukan KPPI tingkat Basis se Kabupaten Tebo.
Dihadiri oleh Ketua DPW SPI Jambi, DPC SPI Tebo, DPB SPI se Kabupaten Tebo, dan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Kabupaten Tebo.
Suwanto Ketua DPC SPI Tebo mengatakan dalam sambutanya “di Kabupaten Tebo tersebar kepengurusan basis di berbagai kecamatan setidaknya ada 26 basis yang terkonfirmasi telah menyatakan kesediaanya untuk membentuk koperasi. Karna memang sesuai dengan program organisasi yang ingin memajukan ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang kemudian ini selaras dengan semangat pemerintahan saat ini yang sedang serius membangun koperasi koperasi Desa dan Kelurahan”.
Ketua DPW SPI Jambi Sarwadi menambahkan “sejak berdiri pada tahun 1998 hingga hari ini, SPI Masih tetap konsisten untuk melaksanakan enam program yaitu, Pembaharuan Agraria atau Reforma Agraria, Kedaulatan Pangan, Koperasi, Pertanian Keberlanjutan atau Agroekologi, Hak asasi petani dan Anti terhadap Neo Liberalisme. Dan untuk koperasi kami sangat serius untuk bagaimana ini bisa kita kerjakan agar bisa menjadi alat perjuangan bagi kaum tani untuk meningkatkan pendataan keluarganya.
Iswandi SH, Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Kabupaten Tebo menyambut dengan baik rencana pembentukan koperasi yang akan dilakukan oleh anggota anggota SPI “kita hadir hari ini dalam rangka RAT dan pembentukan KPPI SPI se Kabupaten Tebo, dan soal koperasi tidak ada larangan bagi setiap warga untuk bergabung ke dalam beberapa koperasi, boleh bergabung dua atau tiga koperasi”.
Pembentukan KPPI Basis
Sebanyak 26 Basis SPI yang tersebar di Kabupaten Tebo menyatakan kesiapanya untuk membentuk Koperasi, pernyataan itu di sampaikan oleh ketua dan anggota basis yang hadir pada sesi diskusi dan tanya jawab
“Kami sudah memutuskan untuk membentuk koperasi dan akan segera menyelesaikan proses pembuatan berkas berkas untuk kemudian dibawa ke notaris guna mendapatkan Badan Hukum koperasi dari Kemenkumham, dengan koperasi ini kami berharap agar dapat meningkatkan penghasilan kami ditengah situasi perekonomian yang sedang tidak menentu.” Tutur Adrian Muhammad S. ketua Basis Dua Desa Bukit Pemuatan.







