BANDA ACEH- Lingkaran Polri.Id” Modus penipuan kembali merebak dengan mencatut nama Ketua DPRA Aceh Zulfadhli, ST kembali marak. Seorang Ainon menerima SMS dari pelaku pada pukul 17.35 wib ketika sedang duduk di Caffee Dhawi kupi Desa suka raja kecamatan Darul Makmur , pelaku dengan mengaku ketua DPRA Aceh” Rabu 24 Juni 2026
Pelaku kemudian menanyakan, dimana sekarang. Apa lagi sibuk, salam buat keluarga, dan salam buat rekan-rekan semua semoga sehat selalu, pelaku juga menanyakan. Apa kegiatan sekarang, kemudian pelaku minta no rek, dia juga mengatakan sekalian saya titip ke anak yatim sedikit,Kemudian pelaku mengirimkan tanda slip pengiriman atau tanda tranfer BI Fast,dalam slip pengiriman bahwa uang Uda dikirim Rp.2,500,000.
Kemudian target korban menelpon tapi ketika diminta untuk Vidio Col pelaku tak mau langsung di matiin, lalu target korban Ainon melalui audio suara mengatakan kalau kami mau jadi penipu yang bener tipu aja nenekmu atau mamakmu saja” Ujar korban Ainon
Dulu pernah pada tahun 2025 mencatut nama Kapolda Aceh saat baru beberapa bulan bertugas, dengan modus atau cara yang sama, Ainon berharap agar warga masyarakat bila ada yang mengaku pejabat utama di lingkungan pemerintahan Aceh, baik tingkat DPR ,bupati, Kapolda dan nama lain jangan mudah terpancing ” Tegas Ainon
Kejadian ini sering terjadi Korban sering menerima pesan WhatsApp dari nomor +62 8xx-xxxx-xxxx mengatasnamakan pejabat tinggi seperti ketua DPRA Aceh.
Editor ” Aspi








