PELALAWAN – LINGKARAN POLRI.ID
Belum banyak yang bangun, Wabup Pelalawan H. Husni Tamrin, SH sudah lebih dulu di masjid. Tiap Rabu ia keliling. Bawa 3 hal: sajadah, tausiyah, dan sedekah.
Bukan bantuan besar-besar. Tapi tepat sasaran. Anak-anak yang sholat Subuh dapat uang tunai. Jamaah pulang bawa minyak goreng dan sayur. Sederhana, tapi bikin masjid kembali ramai.
Gerakan ini digagas bersama Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) Kabupaten Pelalawan. Lokasinya tidak pernah sama. Sengaja pindah-pindah agar semangat memakmurkan masjid tidak berhenti di satu tempat.
“Subuh berjamaah ini agenda rutin bersama Bapak Wakil Bupati. Selesai sholat dilanjut tausiyah singkat. Lalu kami bagi sedekah dari beliau untuk anak-anak yang ikut. Semua jamaah juga dapat bingkisan minyak goreng dan sayur,” kata Ketua GSB Kabupaten Pelalawan, H. Muhammad Rais, S.Ag, di Bono, Jumat (21/8/2026).
Strateginya jelas. Tarik anak-anak dulu.
Selama ini masjid sering sepi di waktu Subuh. Dengan adanya uang tunai untuk anak yang hadir, mereka jadi semangat. Orang tua pun ikut mengantar. Perlahan, saf yang kosong mulai terisi.
“Ini bukan sekadar bagi-bagi. Ini investasi iman. Kita ajarkan anak cinta masjid sejak kecil, kita ajarkan warga untuk peduli,” ujar Muhammad Rais.
Dengan berpindah masjid setiap pekan, efeknya berlipat. Warga dari desa berbeda bisa bertemu. Cerita bisa bertukar. Hubungan yang renggang jadi erat lagi.
Bagi Wabup Husni, memakmurkan masjid tidak cukup dengan imbauan di atas podium. Harus turun, harus hadir, harus memberi contoh.
“Kami berharap kaum muslimin tetap kompak memakmurkan masjid di sekitar kita. Semoga lewat kegiatan ini silaturahmi makin kuat dan Kabupaten Pelalawan selalu dalam keberkahan Allah SWT,” tutupnya.
Di tengah kesibukan dan hiruk pikuk, “Sedekah Subuh” menjadi pengingat: memulai hari dengan ibadah, berbagi, dan membangun kebersamaan. Dan itu dilakukan Pelalawan, setiap Rabu, sejak fajar.
Editor : Zurwanto






