Kelangkaan BBM di Selayar Disorot, Benarkah Berkaitan dengan Penampungan Drum di Gudang Produksi Benteng

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR.LingkaranPolri.id- Kelangkaan BBM subsidi maupun non-subsidi di Kabupaten Kepulauan Selayar mulai memunculkan tanda tanya besar. Di tengah masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM di SPBU, muncul informasi mengenai adanya penampungan BBM menggunakan drum di sebuah gudang produksi di wilayah Benteng.
‎
‎Kondisi tersebut kini menjadi sorotan. Publik mempertanyakan apakah keberadaan penampungan BBM dalam jumlah tertentu di gudang tersebut memiliki kaitan dengan kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah titik.
‎
‎Pertanyaan itu penting dijawab, bukan untuk menuduh pihak tertentu, tetapi untuk memastikan ke mana aliran BBM yang seharusnya dapat diakses masyarakat.
‎
‎Terlebih, warga mengaku harus mendapatkan BBM melalui pengecer dengan harga yang jauh lebih tinggi. Untuk satu botol, Isi 1 liter harga BBM Pertalite Rp 15000. Per botol isi 1.Liter. kemudian Harga pertamax di pengecer itu ber pariasi ada yang jual 18 ribu dan Rp.20 sampai harga Rp 25 rb Rp 30. Ribu. Bahkan sampai Rp 35 ribu Per 1 botol isi 1 satu liter yang dijual para pengecer tesebut, hal ini dikatakan oleh warga masyarakat bernisial Ris,
‎
‎“Kalau memang ada penampungan BBM dalam drum di gudang produksi Benteng, ini harus diperiksa. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, sementara di tempat lain justru ada penampungan,” demikian keresahan yang berkembang di tengah masyarakat.
‎
‎Karena itu, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta tidak hanya menunggu laporan, tetapi melakukan inspeksi mendadak atau Sidak langsung ke gudang yang dimaksud.
‎
‎Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan jenis BBM yang tersimpan, asal-usulnya, jumlah yang ditampung, legalitas penyimpanannya, serta peruntukannya.
‎
‎Jika ditemukan BBM subsidi, pertanyaan berikutnya tentu lebih serius: dari mana BBM tersebut diperoleh dan untuk kepentingan siapa penampungan dilakukan?
‎
‎Sebaliknya, apabila penampungan tersebut ternyata legal dan memiliki dokumen lengkap, hasil pemeriksaan APH juga penting disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
‎
‎Publik kini menunggu keberanian APH untuk turun langsung ke lapangan. Sebab ketika BBM menghilang dari SPBU dan harga di tingkat pengecer melonjak, setiap titik yang diduga menjadi lokasi penampungan patut diperiksa secara transparan.
‎
‎Benarkah ada kaitan antara kelangkaan BBM dengan penampungan drum di gudang produksi yg Benteng? Jawabannya hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan langsung dan penelusuran rantai distribusi.( Tim/LP/UH )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Proyek Jalan Beton Dusun Tanjung Aro Kelurahan Kuripan Babas Diduga Asal Jadi, Pemborong Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi
PCNU Pagaralam dan Kejaksaan Meminta PAKEM Pagaralam Mendeteksi Dini Faham Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Sesat di Masyarakat
Komandan Batalyon C Pelopor Kompol Usman Resmi Serahkan Jabatan kepada Kompol Siswadi Jamal
Perkuat Kedekatan dengan Warga, Polsek Salapian Gelar KUBAMAS dan Ajak Ibu-Ibu Jaga Kamtibmas
Di Duga Nunggak Rp 25 Juta , Bangun TK. Kades Kesatuan Perbaungan Sulit Dihubungi.
Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Sat Binmas Polres Selayar Berikan Edukasi kepada Pelajar SMPN 49 Bontobangun
program revitalisasi satuan pendidikan telah selesai dilaksanakan di SMK Kamal Persada,
Tempat lokasi Pengoplosan Gas LPG. Skala Besar ada di pasar 9 Gas Besar Desa Manunggal. Labuhan.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Proyek Jalan Beton Dusun Tanjung Aro Kelurahan Kuripan Babas Diduga Asal Jadi, Pemborong Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:54 WIB

PCNU Pagaralam dan Kejaksaan Meminta PAKEM Pagaralam Mendeteksi Dini Faham Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Sesat di Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Komandan Batalyon C Pelopor Kompol Usman Resmi Serahkan Jabatan kepada Kompol Siswadi Jamal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Warga, Polsek Salapian Gelar KUBAMAS dan Ajak Ibu-Ibu Jaga Kamtibmas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Di Duga Nunggak Rp 25 Juta , Bangun TK. Kades Kesatuan Perbaungan Sulit Dihubungi.

Berita Terbaru