LANGKAHAN — Lingkaran polri.id
Sebuah truk bernomor polisi BL 8724 BE terbalik di Desa Pante Gaki Bale Kecamatan Langkahan pada Sabtu 19 September 2026 sekitar pukul 20.36 WIB Kecelakaan ini bukan kebetulan murni melainkan akibat kelalaian yang dibiarkan terus menerus terkait pekerjaan rekonstruksi yang berlangsung di jalan tersebut
Papan informasi resmi menyatakan pekerjaan Rekonstruksi Jalan Langkahan Pante Labu Kecamatan Langkahan anggaran Rp3 796 416 000 sumber dana Alokasi Umum tahun 2026 pelaksana CV Karya Konstruksi mulai 20 Juli 2026 rencana selesai 16 Desember 2026 Namun di lokasi Pante Gaki Bale justru material berupa batu dan pasir ditumpuk di atas badan jalan sementara jalan utama yang seharusnya dikerjakan belum terlihat kemajuan berarti

Menurut pengemudi Maulizar jalan sudah sempit karena material milik proyek ditumpuk di atas badan jalan di Pante Gaki Bale Ruang lewat menyempit drastis Jalan sendiri sudah mereng dan miring ke arah irigasi Diperparah hujan sore tadi membuat permukaan licin seperti kaca Saat berusaha melewati truk tergelincir tidak bisa ditahan lalu terbalik
Fakta berbicara keras Tumpukan material diletakkan di atas badan jalan tanpa petunjuk arah tanpa pengamanan tanpa pemberitahuan sama sekali Jalan yang rusak dan miring tidak pernah diperbaiki sejak proyek dinyatakan dimulai Padahal anggaran hampir tiga miliar delapan ratus juta rupiah sudah disiapkan uang rakyat Ini bukan sekadar kelalaian biasa melainkan mengabaikan keselamatan nyawa setiap orang yang melintas di jalan tersebut
Belum ada korban jiwa namun kerusakan truk nyata dan bisa saja menimpa siapa saja termasuk warga pejalan kaki anak anak yang pulang sore nanti Berapa lagi kecelakaan harus terjadi sebelum pihak berwenang bertindak Apakah harus ada korban jiwa baru proyek ini dijalankan dengan benar
Warga menuntut pelaksana proyek CV Karya Konstruksi segera memindahkan seluruh material dari atas badan jalan di Pante Gaki Bale hari ini juga Meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Aceh Utara mengecek dan memperbaiki jalan yang sudah mereng dan miring sebelum menelan korban nyawa Masyarakat tidak ingin lagi mendengar alasan atau penundaan Anggaran hampir tiga miliar delapan ratus juta rupiah tidak boleh hanya terlihat di papan saja sementara material ditumpuk membahayakan warga
Awak media membuka ruang hak jawab kepada pelaksana proyek CV Karya Konstruksi serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Aceh Utara Jelaskan mengapa material ditumpuk di atas badan jalan Jelaskan mengapa sampai kini jalan belum diperbaiki Jelaskan di mana kemajuan pekerjaan selama hampir dua bulan ini Warga berhak aman saat melintas di jalan yang dibangun .
Tgk leupi







