JALAN LANGKAK LAMIE DI DESA MON DUA & DESA KABU MENGECIL TERGERUS AIR SUNGAI LAMIE, AKSES WARGA TERANCAM TERPUTUS”PROVINSI JABGAN TUTUP MATA”.

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue- LINGKARANPOLRI.ID– Akses jalan penghubung Desa Mon Dua dan Desa Kabu, Kecamatan kecamatan Tripa Makmur, kabupaten Nagan Raya kini terancam putus. Jalan Langkak Lamie yang menjadi satu-satunya akses warga mulai mengecil dan longsor akibat tergerus arus Sungai Lamie. Kondisi ini memicu keresahan warga karena jalan tersebut vital untuk transportasi hasil pertanian dan aktivitas harian” Minggu 14 Juni 2026

 

Pantauan di lokasi Minggu 14/06/2026, badan jalan di dua titik ± 350 meter di sisi barat Sungai Lamie sudah tergerus air. Lebar jalan yang semula ±4 meter kini menyusut jadi ±2,5 meter saja. Tebing sungai runtuh hingga 3 meter ke bawah, berjarak kurang dari 1 meter dari bahu jalan. Saat debit air naik, arus Sungai Lamie langsung menghantam badan jalan.

 

“Kalau hujan deras 2 jam saja, tanahnya langsung runtuh ke sungai. Mobil pick up udah nggak berani lewat, motor pun harus pelan-pelan. Ini satu-satunya jalan kami ke kebun dan ke Aceh Barat dan ke Abdya juga ke ibu kota suka makmue. Kalau putus, kami terkepung,” ujar Aspi , warga Desa Pasie Keubedom yang sehari-hari melintas.

 

Lebih lanjut Aspi menyebutkan Jalan Langkak Lamie merupakan jalan provinsi yang menghubungkan 11 Desa kecamatan Tripa Makmur, dan dengan kecamatan Tadu Raya juga kecamatan Kuala pesisir . Setiap hari dilalui petani membawa hasil perkebunan sawit, juga membawa kebutuhan pokok. Selain itu jalan ini juga akses anak sekolah ke SDN Neubok Yee PK ( Alue Lhe ) dan SMP di Desa Lueng keube Jagat.

 

Tuntutan kami ( warga) ke Pemkab, mendesak Pemkab Nagan Raya Cq. Dinas PUPR & Perumahan Rakyat segera mengusulkan ke provinsi untuk memasang bronjong atau turap penahan tebing dengan batu gajah . Jika dibiarkan, badan jalan diprediksi amblas total saat musim hujan. Dan Pusat dan provinsi jangan tutup mata karena jalan urusan provinsi sedangkan sungai urusa balI pusat, jangan sampai badan jalan putus habis baru di buat” Ujarnya

 

Hingga berita diturunkan, belum ada alat berat atau bronjong yang dipasang di titik longsor. Warga berharap Pemkab Nagan Raya segera bertindak mengusulkan ke provinsi dan pusat agar akses jalan Langkak Lamie tidak terputus dan isolasi desa bisa dihindari.

 

Editor : Ainon

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Eks Panglima GAM Pimpin Pers Siber Indonesia Aceh
Kembangkan Kasus 65 Kg Sabu, Polres Bengkalis Sita 1 Ruko di Kelapapati
Dorong Kemajuan Media Siber, Ali Muap Dipercaya Pimpin SMSI Kota Lubuklinggau
Kapolres Langkat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Tualang Pastikan Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Antisipasi Bencana, Polres Langkat Cek Kesiapan Sarpras Penanganan Bencana Alam
SEMANGAT GOTONG ROYONG MEWARNAI PERSIAPAN MAULID NABI DI DESA MEUNASAH BLANG
Satu Tewas dalam Kecelakaan Dua Motor di Jalan Bantan Bengkalis.
SMP Negeri 6 Kuala Desa Padang Rubik Gelar Sosialisasi Jam Nol Bersama Wali Murid

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:11 WIB

Eks Panglima GAM Pimpin Pers Siber Indonesia Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 20:47 WIB

Kembangkan Kasus 65 Kg Sabu, Polres Bengkalis Sita 1 Ruko di Kelapapati

Jumat, 11 September 2026 - 20:20 WIB

Dorong Kemajuan Media Siber, Ali Muap Dipercaya Pimpin SMSI Kota Lubuklinggau

Jumat, 11 September 2026 - 18:26 WIB

Kapolres Langkat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Tualang Pastikan Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 17:39 WIB

SEMANGAT GOTONG ROYONG MEWARNAI PERSIAPAN MAULID NABI DI DESA MEUNASAH BLANG

Berita Terbaru

NASIONAL

Eks Panglima GAM Pimpin Pers Siber Indonesia Aceh

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:11 WIB