Aceh Utara – LP.id – Pemerintah telah memberikan perhatian khusus dengan mengalokasikan Dana Desa untuk program ketahanan pangan. Aturan penggunaan dana desa untuk program ini telah diatur secara ketat, dan untuk memastikan efektivitas dan transparansi.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, pada Tahun Anggaran 2022 dan Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendes PDTT) Nomor 82 Tahun 2022 tentang Pedoman Ketahanan Pangan di Desa.
Dalam mendukung program krtahanan pangan yang di berlakukan khusus maka Desa Pante Seulemak, Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara, terus menunjukkan komitmennya di sektor peternakan. Tiga kelompok peternak di desa ini resmi berkolaborasi dalam program penggemukan sapi kolektif untuk meningkatkan produksi, kualitas, dan pendapatan masyarakat dalam program tersebut.
Ketiga kelompok tersebut adalah Makmu Besaree dikendalikan oleh (Ketua: Muhammad), kemudian kelompok Rahmat Ilahi dikendalikan oleh (Ketua: Zulkarnaini), dan kelompok Berkah Ilahi, dikendalikan oleh (Ketua: M. Amin).
Pada Masing-masing kelompok memiliki struktur kepengurusan yang lengkap, dengan anggota yang aktif terlibat langsung dalam operasional setiap harian.
Sulaiman, kepala desa Pante seulemak, ketikan ditemui menjelaskan bahwa seluruh anggota kini memanfaatkan kandang secara kolektif untuk merawat sapi, dalam memberi pakan hijauan berkualitas, serta melakukan pemeriksaan kesehatan ternak secara rutin dan berkala, penggemukan sapi ini untuk pedaging, “jelasnya.
“Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan anggota, tetapi juga menjadi peluang ekonomi baru bagi desa. Setiap tahun kita akan memasarkan sapi pedaging dengan kualitas terbaik,” ujarnya.
Dalam skema yang disepakati, keuntungan hasil penjualan sapi dibagi menjadi empat bagian: satu bagian untuk pemodal dan tiga bagian untuk masyarakat. Sistem ini dinilai adil dan memotivasi seluruh anggota untuk bekerja secara maksimal.
Alasan utama memilih sektor peternakan sapi khusus penggemukan sapi adalah kemudahan dalam perawatan dan prospek pasarnya yang lebih menjanjikan. Langkah ini juga selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong program ketahanan pangan nasional berbasis peternakan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ditambahkan dengan dukungan dana desa, dan kolaborasi, dan para kelompok peternak dipastikan permintaan pasar yang akan terus meningkat, Pante Seulemak berpeluang menjadi sentra penggemukan sapi terbesar di Kecamatan Paya Bakong, “tuturnya.
“Kandang kolektif ini menyatukan kekuatan tiga kelompok, membuat manajemen lebih efisien, dan hasil penjualan lebih menguntungkan,” tambah Sulaiman
Ke depan, para peternak berencana memperluas kapasitas kandang, meningkatkan jumlah ternak, dan membangun jaringan pemasaran hingga ke luar daerah, “tutupnya. (samsul basri)





