DPRD dan Pemkab Pelalawan Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN – LINGKARAN POLRI.ID

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2025.

Kesepakatan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Gedung DPRD Pelalawan, Selasa (1/9/2026).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Pelalawan, Tengku Azriwardi, didampingi Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, SE, serta Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Husni Tamrin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Pelalawan yang telah melakukan pembahasan dan penyempurnaan terhadap Ranperda hingga akhirnya dapat disetujui bersama.

Menurut Husni Tamrin, pengelolaan keuangan daerah harus terus dilaksanakan secara transparan, akuntabel dan berpedoman pada prinsip good governance, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

«“Komitmen pengelolaan keuangan berpedoman pada prinsip good governance berlandaskan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Menggunakan pendekatan RKPD yang holistik-tematik, integratif dan spasial, serta diarahkan pada program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.»

Husni Tamrin juga menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Opini tersebut menjadi capaian penting sekaligus menunjukkan adanya koordinasi dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Ini merupakan WTP ke-14 yang diterima Kabupaten Pelalawan. Tentunya capaian ini tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara eksekutif dan legislatif,” kata Husni.

Ia menjelaskan, pengelolaan keuangan daerah juga mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Regulasi tersebut menjadi landasan dalam seluruh tahapan pengelolaan keuangan daerah, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan hingga pelaporan dan pertanggungjawaban.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menyadari masih terdapat sejumlah kelemahan dan kekurangan dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah. Hal tersebut, kata Husni Tamrin, akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk melakukan perbaikan pada masa mendatang.

“Pemerintah menyadari masih ada kelemahan dan kekurangan. Hal ini akan kami jadikan pedoman sekaligus cambuk untuk melakukan perbaikan ke depan,” tegasnya.

Ia juga memastikan berbagai masukan dan saran yang disampaikan DPRD akan menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya dalam memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Masukan dan saran dari Dewan akan menjadi perhatian dalam pengawasan berkelanjutan. Kita akan terus memperkuat kemitraan antara eksekutif, legislatif dan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Pelalawan Menawan,” pungkasnya.

Dengan disepakatinya Ranperda tersebut, Pemkab dan DPRD Pelalawan menegaskan komitmen bersama untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, sehingga setiap kebijakan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Pelalawan.

Facebook Comments Box

Editor : Zurwanto

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026: “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”
Ngonthel Hari Santri di Nganjuk, Kerbau Jadi Hadiah Utama
Polres Bengkalis Gelar Minggu Kasih di Gereja HKBP, Pererat Sinergi Polri dan Jemaat.
Musyawarah Penetapan Calon Anggota BPD Terpilih Desa Ngepeh Kecamatan loceret Kabupaten Nganjuk Periode 2026 -2034
Polda Sumut Bersama Tim Jatanras Polres Asahan Ungkap Kasus Driver Online Tewas di Kisaran, Dua Terduga Pelaku Utama Diamankan
Polres Pelalawan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar di Desa Kemang, Pompa dan Selang Turut Disita
Kapolsek Sabak Timur, AKP , Vhcky Mhoevandry, Tanjung SH , Laksana kan Kegiatan Jumat Curhat
Green Policing, Kapolres Nganjuk Bersama Masyarakat Tanam Pohon di Taman Pandan Wilis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026: “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Ngonthel Hari Santri di Nganjuk, Kerbau Jadi Hadiah Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Polres Bengkalis Gelar Minggu Kasih di Gereja HKBP, Pererat Sinergi Polri dan Jemaat.

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Musyawarah Penetapan Calon Anggota BPD Terpilih Desa Ngepeh Kecamatan loceret Kabupaten Nganjuk Periode 2026 -2034

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Polda Sumut Bersama Tim Jatanras Polres Asahan Ungkap Kasus Driver Online Tewas di Kisaran, Dua Terduga Pelaku Utama Diamankan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Ngonthel Hari Santri di Nganjuk, Kerbau Jadi Hadiah Utama

Minggu, 25 Okt 2026 - 19:10 WIB