LHOKSEUMAWE — Lingkaran polri.id
Pemilihan Geuchik Gampong Banda Masen Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe pada Minggu 20 September 2026 telah membuktikan sendiri bahwa ini bukan demokrasi rakyat melainkan permainan kotor yang diatur dari awal Empat kandidat terdaftar bersaing namun satu pihak atau perangkat desa diduga kuat menggerakkan segala cara agar satu orang menang dengan menginjak-injak hak ratusan warga yang sah memilih

Saat awak media menatap langsung Penjabat Kepala Desa Zulfahmi dan menanyakan kemana perginya nama warga yang hilang ia diam tak mampu menjawab Berkali kali ditanya ia tak sanggup memberi alasan yang masuk akal dan malah meloloskan diri mengalihkan pembicaraan ke hal lain Ini bukan kebingungan ini bukti nyata ia tahu persis apa yang terjadi dan tak berani mengakuinya
Ia mengaku menerima perintah dari Kantor KIP untuk mencoret nama yang sudah meninggal Tapi kenyataannya terbalik sepenuhnya Nama yang sudah tiada tetap tercantum di daftar sementara warga yang masih hidup yang sudah disahkan masuk Daftar Pemilih Tetap dihapus tanpa jejak tepat pada hari pemilihan Siapa yang memutarbalikkan perintah ini Siapa yang berani memisahkan warga dari hak pilihnya sendiri
Masyarakat bertanya dengan lantang Apa sebenarnya tugas tukang input data di desa ini Mengapa warga yang sebelumnya jelas memiliki hak memilih justru hari ini namanya tidak ada di daftar undangan Dan pertanyaan yang semakin menguatkan dugaan mengapa di saat pemilihan Wali Kota nama nama warga tersebut tercatat sebagai pemilih sah namun saat pemilihan Geuchik justru hilang begitu saja Bukankah daftar pemilih itu sama dan satu sumber Siapa yang berani mengubah daftar itu hanya untuk kepentingan pemilihan ini
Jika hal ini dibiarkan maka perpecahan akan membelah warga Banda Masen Kerukunan yang dibangun bertahun tahun bisa hancur dalam sekejap karena ketidakjujuran segelintir orang Hal ini harus diluruskan sekarang juga sebelum benih kebencian tumbuh dan tak bisa lagi disatukan kembali
Ini bukan sekadar cacat prosedur Ini penipuan terhadap warga Banda Masen Zulfahmi tak bisa menjelaskan tak bisa membuktikan tak bisa mempertanggungjawabkan daftar yang ia pegang Apakah pemimpin yang terpilih nanti akan melayani warga atau hanya melayani mereka yang mengangkatnya ke kursi itu
Warga menuntut kebenaran bukan alasan Daftar lengkap dari awal perubahan siapa yang mengedit siapa yang menyetujui Jelaskan pula mengapa nama warga tercatat di pemilihan Wali Kota namun hilang di pemilihan Geuchik Jika terbukti ada rekayasa pemilihan ini batal dan harus diulang diawasi pihak yang tak punya kepentingan Warga tak boleh diusir dari hak pilihnya hanya karena suaranya tak diinginkan
Awak media membuka ruang hak jawab kepada PJ Zulfahmi dan Kantor KIP Jelaskan mengapa perintah dilanggar terbalik Jelaskan mengapa daftar pemilih berbeda antara pemilihan Wali Kota dan pemilihan Geuchik Jelaskan siapa yang menghapus nama warga Jelaskan tanggung jawab tukang input data yang mengubah daftar Warga Banda Masen bukan boneka mereka tahu siapa yang bermain dan mereka tak akan diam.
Tgk leupi








