LHOKSEUMAWE – Lingkaran polri.id
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan menjadikan perang melawan narkoba sebagai jihad bersama demi menyelamatkan generasi muda dan masa depan Kota Lhokseumawe.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolres saat melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama Wali Kota Lhokseumawe dan sejumlah pejabat utama Polres Lhokseumawe di Masjid Jamik, Desa Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat. Usai salat, Kapolres menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengajak jamaah memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Dalam tausiyahnya, AKBP Ahzan mengangkat kandungan Surah Ali Imran ayat 103 yang mengingatkan umat Islam agar senantiasa berpegang teguh pada tali agama Allah dan tidak bercerai-berai.
Menurutnya, semangat persatuan dan kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
Kapolres juga mengaku prihatin terhadap persoalan kriminalitas dan penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi tantangan serius di Kota Lhokseumawe. Peredaran narkoba, kata dia, telah menyentuh berbagai lingkungan masyarakat dan membawa dampak buruk terhadap kesehatan, keharmonisan keluarga, keimanan, serta masa depan generasi muda.
“Kita ingin Kota Lhokseumawe terus berbenah dan menjadi daerah yang lebih baik. Mari kita saling bahu-membahu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran narkotika.
“Pak Wali Kota dan kami sudah menyatakan, mari sama-sama kita jihad melawan narkoba. Narkoba merupakan ancaman serius yang merusak kesehatan, menghancurkan keluarga, melemahkan iman, dan membawa dampak buruk bagi kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat agar tidak memberikan ruang bagi peredaran narkoba serta berani melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya.
Melalui kegiatan Subuh Keliling tersebut, diharapkan komunikasi dan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga semakin kuat dalam menjaga keamanan Kota Lhokseumawe.
Dengan semangat persatuan dan kepedulian bersama, Kota Lhokseumawe diharapkan terus menjadi daerah yang aman, religius, damai, serta semakin terbebas dari ancaman narkoba.
Erna







