Lapor Pak….!! Warga Minta Aparat Usut Tuntas Proyek Pemeliharaan Drainase Dusun Kejora Desa Bulan-Bulan, Diduga Sarat Korupsi

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MLp.id–  Sumatera, Batubara- Berdasarkan dokumen resmi yang diterbitkan melalui portal resmi LPSE Kabupaten Batu Bara, kegiatan Pemeliharaan Drainase Dusun Kejora Desa Bulan-Bulan ini masuk dalam kategori pekerjaan konstruksi dengan metode pengadaan langsung. Sabtu (13/09/2025).

 

Adapun ruang lingkup pekerjaan pemeliharaan drainase tersebut meliputi: pemasangan papan nama proyek, pengukuran dan pematokan lokasi, rencana keselamatan kerja konstruksi (RK3), pembersihan lapangan, pembongkaran, galian tanah endapan, pembuangan hasil bongkaran, pemasangan batu padas, pekerjaan plesteran, pekerjaan acian, hingga pembuatan lantai drainase beton tumbuk 1:3:5 setebal 5 cm.

 

Namun, faktanya Proyek Pemeliharaan Drainase di Dusun Kejora, Desa Bulan-Bulan, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, menuai sorotan tajam. Pekerjaan yang dikerjakan CV. Alam Mega dengan sumber dana APBD Tahun 2025 melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup ini diduga sarat korupsi.

 

Pantauan di lapangan, proyek dengan pagu anggaran Rp. 49.995.938,67 juta tersebut dinilai tidak transparan dan terkesan dikerjakan asal-asalan. 

 

Kondisi drainase di lokasi kegiatan nyaris tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pemeliharaan signifikan, beberapa warga mengaku hanya melihat aktivitas kecil yang tidak sebanding dengan anggaran yang dialokasikan, bahkan, ada yang menyebut pengerjaan itu hanya sebatas polesan semen tipis di beberapa titik.

 

“Kalau disebut ada pekerjaan besar, kami hampir tidak melihat, hanya beberapa hari ada orang datang, itu pun sekadar tambal sulam, kami curiga ini hanya akal-akalan saja, yang motifnya hanya memperkaya diri” ungkap seorang warga dusun kejora.

 

Selain kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, proyek ini juga tidak dilengkapi dengan papan informasi sebagaimana diwajibkan aturan, padahal, papan proyek merupakan bentuk transparansi penggunaan anggaran publik agar masyarakat mengetahui sumber dana, besar biaya, serta pelaksana kegiatan.

 

Menariknya, pemeliharaan drainase yang kini diperbaiki itu sejatinya sudah ada, namun, kondisi dari pekerjaan di lapangan, justru menimbulkan pertanyaan baru soal pengerjaan proyek di kalangan masyarakat .

 

Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan investigasi, dugaan adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), semakin menguat, karena proyek yang seharusnya bermanfaat bagi warga justru terkesan asal-asalan.

 

“Dana APBD itu uang rakyat, jangan sampai disalahgunakan, kami berharap dari pihak berwenang jangan tutup mata, harus memeriksa dan menindak tegas bagi pemenang tender, bila terbukti ada penyelewengan, harap ditindak tegas dan juga diberikan dari sanksi atas perlakuan nya yang merugikan masyarakat” tegas warga lainnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak dari pelaksana proyek maupun Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Batu Bara selaku instansi terkait belum dapat dimintai keterangan resmi mengenai dugaan korupsi tersebut. (Lbs/tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SD Negeri Pulo Ie Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ” Tanamkan Keteladanan Akhlak Rasulullah Sejak Dini”
Jusmail, S.kom , Ikut mehadiri Dalam rangka pari puna HUT Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke 27,Rabu 21Oktober 2026.
KepalaSekolah SMAN 5 Tanjab Timur Jambi Radias Ependi, SPd, MSi , merasa Berterimakasih kepada pemarintah Propinsi dan pemerintah Pusat Sudah mendapat kan REVITALISASI anggaran 2026.
H Abdul Rasid , Kepala Desa Lagan Ilir, Ikut mehadiri Dalam rangka paripurna di Kantor DPRD, HUT Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke 27,Rabu 21Oktober 2026.
Nurhamang,SAg , Kepala Desa Pangkal Duri Ilir, Ikut mehadiri Dalam rangka paripurna di Kantor DPRD, HUT Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke 27,Rabu 21Oktober 2026.
Terduga Pelaku Penganiayaan di Mamampang diringkus Tim URC Resmob Bantaeng
Kapolda Sulsel Siapkan Diklat Sadar Diri bagi Pelaku Perkelahian Kelompok: “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri”
KRYD Berlanjut, Polres Selayar Patroli dan Periksa Sejumlah Lokasi Rawan Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:46 WIB

SD Negeri Pulo Ie Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ” Tanamkan Keteladanan Akhlak Rasulullah Sejak Dini”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Jusmail, S.kom , Ikut mehadiri Dalam rangka pari puna HUT Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke 27,Rabu 21Oktober 2026.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:52 WIB

KepalaSekolah SMAN 5 Tanjab Timur Jambi Radias Ependi, SPd, MSi , merasa Berterimakasih kepada pemarintah Propinsi dan pemerintah Pusat Sudah mendapat kan REVITALISASI anggaran 2026.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Nurhamang,SAg , Kepala Desa Pangkal Duri Ilir, Ikut mehadiri Dalam rangka paripurna di Kantor DPRD, HUT Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke 27,Rabu 21Oktober 2026.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan di Mamampang diringkus Tim URC Resmob Bantaeng

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kegiatan  .2 TP PKK Kabupaten Asahan Sabet Juara II Lomba Vlo

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:00 WIB

BERITA UTAMA

Kegiatan 2. TP PKK Kabupaten Asahan Sabet Juara II Lomba Vl

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:51 WIB