Bencana tanah longsor yang menutup akses jalan Pagar Alam–Tanjung Sakti dan Mannak, Bengkulu Selatan

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LINGKARANPOLRI.id pada hari kamis 04 desember 2025, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Tanjung Sakti Pumu kab.Lahat, sejak malam hari menyebabkan terjadinya tanah longsor. Salah satu lokasi yang terdampak paling parah adalah jalur penghubung Pagar Alam–Tanjung Sakti, dan Pagar Alam ke Mannak Bengkulu Selatan yang dikenal sebagai rute utama masyarakat, tepatnya di desa Pulau Timun Kec.Tanjung Sakti Pumi Kab Lahat, berupa Material longsor yaitu tanah, batu besar, dan reruntuhan pepohonan menutup seluruh badan jalan sepanjang 20 meter sehingga kendaraan sama sekali tidak dapat melintas.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK.MIK, yang didampingi Kabag Ops, Kasat Samapta, Kasat Lantas, dan Kapolsek Tanjung Sakti beserta personel sudah berada di lokasi kejadian, dan telah melakukan koordinasi dengan KaTim BPBD, TNI, Dinas PU Kab. lahat, dan masyarakat setempat dikerahkan ke lokasi,tapi alat berat masih dalam perjalanan. Untuk sementara upaya evakuasi dan pembersihan jalan dilakukan secara manual sambil menunggu alat berat.

Himbau Kapolres Lahat, untuk sementara, masyarakat yang terjebak di kedua jalur tersebut disarankan mencari tempat aman untuk berteduh, atau memilih kembali ke permukiman terdekat, sementara yang lain menunggu bantuan logistik dari pemerintah daerah. Untuk sementara waktu aktivitas perdagangan, distribusi bahan pokok, dan mobilitas warga terganggu secara signifikan akibat terputusnya akses jalan ini.

Kapolres juga berpesan kepada warga agar menghindari perjalanan menuju daerah rawan longsor hingga kondisi dinyatakan aman. Evaluasi terhadap stabilitas lereng dan kondisi cuaca masih teruss dilakukan. Meski proses normalisasi jalan diperkirakan membutuhkan waktu.

Kendala saat ini, bahwa di lokasi kejadian tidak ada Sinyal sehingga sulit untuk saling menghubungi, bencana tanah longsor di desa Pulau Timun kecamatan Tanjung Sakti, tidak menimbulkan korban Harta dan Jiwa, namun akses jalan tertutup longsoran Batu tanah, dan pepohonan. (heri. ck)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MASYARAKAT MENANTANG KAPOLDA SULUT UNTUK MEMBERANTAS GUDANG SOLAR ILEGAL DI MANEMBO NEMBO YANG KEBAL HUKUM!
Mengaku Petugas Bagi Bantuan, Pria Ini Bawa Kabur Kalung Emas Nenek di Pace
Bongkar Rangkaian Peredaran Pil LL di Prambon, Polisi Amankan 1.459 Butir
Mengaku Petugas Bagi Bantuan, Pria Ini Bawa Kabur Kalung Emas Nenek di Pace
WARTAWAN LINGKARAN POLRI ANGKAT BICARA, KECEWA PENGHARGAAN WARTAWAN TERBAIK DIBATALKAN DI HARI H
KORSA BERSAMA TNI-POLRI & BASARNAS TURUN LANGSUNG PADAMKAN API DI AREA BEHA.
Dari Kandungan hingga Usia 2 Tahun, DPR RI Ingatkan Warga Jatikalen: Jangan Main-Main dengan 1.000 HPK
Warga Minta Turun Anggota DPR RI Komisi III, Mabes Polri Dan Panglima TNI Tutup Gudang Minyak “AS”

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:35 WIB

MASYARAKAT MENANTANG KAPOLDA SULUT UNTUK MEMBERANTAS GUDANG SOLAR ILEGAL DI MANEMBO NEMBO YANG KEBAL HUKUM!

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

Bongkar Rangkaian Peredaran Pil LL di Prambon, Polisi Amankan 1.459 Butir

Senin, 14 September 2026 - 17:38 WIB

Mengaku Petugas Bagi Bantuan, Pria Ini Bawa Kabur Kalung Emas Nenek di Pace

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WIB

WARTAWAN LINGKARAN POLRI ANGKAT BICARA, KECEWA PENGHARGAAN WARTAWAN TERBAIK DIBATALKAN DI HARI H

Minggu, 13 September 2026 - 17:06 WIB

KORSA BERSAMA TNI-POLRI & BASARNAS TURUN LANGSUNG PADAMKAN API DI AREA BEHA.

Berita Terbaru