Ritual Rajaban Angkat Kamulyan dan Rezeki Digelar di Yayasan Jatiroso Nganjuk

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk – Ritual adat Rajaban ngangkat kamulyan lan rezeki digelar pada Sabtu–Minggu di Yayasan Jatiroso, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan spiritual yang dipimpin oleh Mbah Joko Wiguna ini dihadiri perwakilan komunitas penghayat kepercayaan dari berbagai daerah di seluruh wilayah Jawa Timur.

Ritual Rajaban merupakan tradisi tahunan yang dimaknai sebagai upaya spiritual untuk meningkatkan kemuliaan hidup (kamulyan) dan kelancaran rezeki, sekaligus menjadi sarana doa bersama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa demi keselamatan, ketenteraman, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan sarat nuansa budaya Jawa.

Rangkaian acara diisi dengan doa-doa, tirakat, serta prosesi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Seluruh peserta mengikuti ritual dengan penuh kekhusyukan, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan antar sesama penghayat kepercayaan.

Dalam pelaksanaannya, ritual Rajaban juga dilengkapi dengan berbagai sajian dan tumpeng yang dimaknai sebagai simbol ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan berkah kehidupan. Sajian tersebut antara lain pisang, buah naga, dan buah sirsak, yang mengandung makna filosofis tentang kesuburan, keberkahan, dan kelangsungan hidup.

Selain itu, prosesi ritual turut dilengkapi dengan Air Tirta Wening, yang dimaknai sebagai simbol kejernihan hati dan kesucian batin, sebagai anugerah yang berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Air Tirta Wening digunakan dalam rangkaian doa sebagai simbol permohonan pembersihan jiwa, keteduhan batin, serta pengharapan akan kehidupan yang lebih baik dan bermakna.

Ritual Rajaban juga dirangkai dengan prosesi simbolik berupa penanaman Pohon Jampinan, yang oleh para penghayat kepercayaan disimbolkan sebagai Pancasila.

Pohon Jampinan tersebut dimaknai sebagai pohon kehidupan, lambang persatuan, kebhinekaan, serta nilai-nilai luhur bangsa yang berakar kuat dan menaungi seluruh lapisan masyarakat. Pohon ini direncanakan untuk ditanam di punden Desa Kedung Dandang sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan warisan budaya leluhur.

Kegiatan ini mendapat perhatian dari unsur aparat penegak hukum. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Nganjuk, Koko Roby Yahyah, S.H., turut hadir dalam rangka pengawasan aliran kepercayaan, sesuai tugas dan fungsi kejaksaan dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta memastikan kegiatan kepercayaan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kehadiran Kasi Intelijen Kejari Nganjuk tersebut menjadi bentuk sinergi antara negara dan masyarakat penghayat kepercayaan, guna menjamin kebebasan berkeyakinan dapat berjalan secara damai, terbuka, dan bertanggung jawab.

Pihak Yayasan Jatiroso menegaskan bahwa kegiatan Rajaban ini murni bersifat spiritual dan budaya, tidak mengandung unsur politik maupun kepentingan lain di luar tradisi kepercayaan.

Mereka juga mengapresiasi kehadiran perwakilan dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai bukti kuatnya persaudaraan dan solidaritas antar komunitas penghayat kepercayaan.

Dengan terselenggaranya ritual Rajaban ini, diharapkan nilai-nilai kearifan lokal, persatuan, serta harmoni sosial di tengah masyarakat dapat terus terjaga dan dilestarikan.

Tarmadi kohtier

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DIDUGA KUAT DIATUR OLEH PIHAK TERTENTU RATUSAN WARGA DIKUCILKAN DEMI MEMENANGKAN SATU KANDIDAT PEMILIHAN GEUCHIK BANDA MASEN BUKAN PILIHAN RAKYAT TAPI PERMAINAN DI BALIK LAYAR
Keluarga Besar Ama Edi Zalukhu Hadir dalam Ibadah Raya GKKD Pangkalan Kerinci: Satu Hati, Satu Kasih, Satu Tujuan
FKPPI 1310 Nganjuk Gelar HUT,48 Bersama Forkopimda dan FUN RUN Masyarakat Nganjuk 2026
Kehadiran Sastrawan Singapura Semarakkan ‘Sabtu Ceria Bersama Buku’ di Rumah Baca Datuk Sati Diraja Rantau Baru
BREAKING NEWS!Diduga Gudang BBM Ilegal di Jalan Syarkowi Keramasan Terbakar, Api Membumbung di Depan CitraLand
jangan Lindungi Dapur, Utamakan Penerima Manfaat,Gus Syafak menilai tata kelola MBG kurang tepat
jangan Lindungi Dapur, Utamakan Penerima Manfaat,Gus Syafak menilai tata kelola MBG kurang tepat
DPMPTSP Nganjuk Gelar Bimtek Pelaku Usaha, UMKM Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 22:37 WIB

DIDUGA KUAT DIATUR OLEH PIHAK TERTENTU RATUSAN WARGA DIKUCILKAN DEMI MEMENANGKAN SATU KANDIDAT PEMILIHAN GEUCHIK BANDA MASEN BUKAN PILIHAN RAKYAT TAPI PERMAINAN DI BALIK LAYAR

Minggu, 20 September 2026 - 17:35 WIB

Keluarga Besar Ama Edi Zalukhu Hadir dalam Ibadah Raya GKKD Pangkalan Kerinci: Satu Hati, Satu Kasih, Satu Tujuan

Minggu, 20 September 2026 - 15:56 WIB

FKPPI 1310 Nganjuk Gelar HUT,48 Bersama Forkopimda dan FUN RUN Masyarakat Nganjuk 2026

Minggu, 20 September 2026 - 07:53 WIB

Kehadiran Sastrawan Singapura Semarakkan ‘Sabtu Ceria Bersama Buku’ di Rumah Baca Datuk Sati Diraja Rantau Baru

Sabtu, 19 September 2026 - 21:57 WIB

BREAKING NEWS!Diduga Gudang BBM Ilegal di Jalan Syarkowi Keramasan Terbakar, Api Membumbung di Depan CitraLand

Berita Terbaru