Diduga Ada Kepentingan Tertentu, Oknum Petugas Kapal Roro Tanjung Kapal Rupat Dianggap Lebih Utamakan Mobil Dibanding Kendaraan Roda Dua

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupat lingkaran polri.id, Minggu 20 Juli 2025 — Keluhan dari masyarakat pengguna jasa penyeberangan kembali mencuat di Pelabuhan Roro Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Kapal roro yang beroperasi di jalur tersebut, khususnya KMP …diduga lebih mengutamakan kendaraan roda empat jenis colt diesel dibandingkan kendaraan roda dua seperti sepeda motor.

 

Insiden terbaru terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 18.30 WIB, saat sejumlah pengendara motor yang telah mengantre sejak siang hari harus menelan kekecewaan karena tidak mendapat giliran naik ke kapal. Ironisnya, beberapa kendaraan colt diesel dan mobil pribadi yang baru datang justru langsung diizinkan masuk tanpa melalui antrean panjang.

 

Salah seorang pengendara sepeda motor yang enggan disebutkan namanya menyatakan kekecewaannya dan mempertanyakan keadilan dalam sistem antrean.

 

> “Ini bukan pertama kali terjadi. Kami pengguna motor merasa dianaktirikan. Ada dugaan kuat oknum tertentu bermain mata dengan pihak pengguna mobil. Kami sudah antre sejak pukul 14.00, tapi setiap kapal masuk hanya sekitar 15 hingga 25 motor yang diangkut. Tapi anehnya, kali ini KMP Bengawan hanya memuat 8 unit motor saja,” ungkapnya kesal.

 

 

 

Menurut sejumlah warga, praktik semacam ini bukanlah kejadian baru. Mereka menilai ada pembiaran dari pihak berwenang, terutama saat antrean kendaraan membludak. Hal ini memunculkan kecurigaan adanya kepentingan tertentu dalam pengaturan prioritas kendaraan.

 

Menanggapi situasi tersebut, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis menyatakan bahwa teknis operasional kapal roro merupakan tanggung jawab operator. Namun, Dishub menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

 

> “Kami akan melakukan klarifikasi terhadap operator kapal. Tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan. Semua jenis kendaraan harus mendapatkan perlakuan yang adil dan proporsional,” tegas seorang pejabat Dishub saat dikonfirmasi.

 

 

 

Namun pernyataan dari seorang oknum pegawai Dishub yang tak disebutkan namanya justru menyulut polemik baru. Dalam keterangannya, ia mengakui bahwa penambahan kendaraan colt diesel ke kapal dilakukan karena tekanan dari salah satu sopir.

 

> “Maka kami masukkan mobil colt diesel lagi karena supirnya ngamuk,” ujar oknum tersebut.

 

 

 

Pernyataan itu dinilai mencerminkan ketidakberdayaan petugas dalam menegakkan aturan serta membuka celah terhadap perlakuan tidak adil. Masyarakat pun mendesak agar Pemerintah Kabupaten Bengkalis maupun Dinas Perhubungan Provinsi Riau turun tangan secara tegas.

 

> “Jangan sampai pelayanan publik dikorbankan demi kepentingan pribadi. Kami minta keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujar seorang warga lainnya.

 

 

 

Kasus ini semakin mempertegas pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan transportasi laut di wilayah Rupat. Publik berharap, ke depan prinsip keadilan, transparansi, dan profesionalisme menjadi landasan utama dalam operasional kapal penyeberangan, tanpa diskriminasi terhadap jenis kendaraan ataupun perlakuan istimewa bagi kelompok tertentu.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pastikan Kesiapan Lahan, Kalapas Siborongborong Monitor Persiapan Penanaman Jagung Tahap II*
Pererat Ukhuwah Islamiyah, Ketua PSI dan PWO Aceh Utara Hadiri Maulid Nabi di SMPN 1 Tanah Jambo Aye
Keterbukaan Informasi Minim, Proyek Irigasi Dipertanyakan — Standar Keselamatan Kerja Juga Diabaikan
Kepala Rutan Balige Pimpin Kontrol Menyeluruh, Pastikan Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga.
Pererat Ukhuwah Islamiyah, Ketua PSI dan Ketua PWO Aceh Utara Hadiri Maulid Nabi di SMPN 1 Tanah Jambo Aye
Jembatan Merah Putih Diresmikan, Akses Warga Dusun V Cinta Rakyat Kini Makin Terhubung
Reskrim Polres Nagan Raya Amankan 3,300 Liter Solar di Pante Ara, Warga Minta Penindakan Hingga ke Akar-Akarnya
Tanggapi Aduan Warga, Polsek Takabonerate Gelar Penggeledahan Miras di Desa Tarupa

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Pastikan Kesiapan Lahan, Kalapas Siborongborong Monitor Persiapan Penanaman Jagung Tahap II*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Pererat Ukhuwah Islamiyah, Ketua PSI dan PWO Aceh Utara Hadiri Maulid Nabi di SMPN 1 Tanah Jambo Aye

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Keterbukaan Informasi Minim, Proyek Irigasi Dipertanyakan — Standar Keselamatan Kerja Juga Diabaikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Kepala Rutan Balige Pimpin Kontrol Menyeluruh, Pastikan Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Jembatan Merah Putih Diresmikan, Akses Warga Dusun V Cinta Rakyat Kini Makin Terhubung

Berita Terbaru