Diduga Pembangunan Pagar Dan Gapura SD Negeri 41 Pagar Alam, Di Kerjakan Asal – Asalan

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

lingkaranpolri.id
Pagaralam-sumsel. Bedasarkan Temuan Media Bersama DPC AKPERSI (Asosiasi keluarga Pers Indonesia) Pagaralam Turun langsung kelapangan dengan adanya dugaan Pembangunan Pagar Dan Gapura SD Negeri 41 Pagar Alam berlokasi Gunung Agung Pauh kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam, dikerjakan Asal jadi yang terindikasi Mark up yang dapat Merugikan Negara. Selasa (14.12. 2025.b

 

Pagar Dan Gapura di bangun megunakan dana APBD Kota Pagar Alam yang dikejakan oleh Cv. IRZA JAYA
Nama Kegitaan : Pembangunan Pagar dan Gapura SD Negeri 41 Pagar Alam
No : 001/420/SP/DIKBUD-DIKDAS/2025
Kegiatan : Pembangunan Ruang Kelas Baru
Lokasi Kegiatan : Kota Pagar Alam
Nilai Kontrak : RP. 412. 523. 224.85
Masa Pelaksanaan : Hari Kalender
Pelaksana : CV. IRZA JAYA
Sumber Dana : APBD TA.. 2025.

Awak media ini turun langsung ke lapangan bertaya dengan tukang menayakan terkait Pembangunan pagar yang diduga memasang selop dan tiang besi si atas bagunan dan berapa kedalamam pondasi ia mengatakan tidak tau dan kalau yang ini bangunan yang lama sudah retak kami bagusih lagi kalau yang itu memang di atas bangunan yang lama masang besinya , lanjut bertaya lagi oleh awak media berapa pajang bangunan dan tinggi dari pondasi mala tukang mengatakan ini yang baru diperbaiki kalau yang lama itu, kalau tingginya tidak tau alasan kepala tukang lagi keliling.

Kemudian Tim media ini menayakan berapa kedalaman pondasi, tukang mengatakan ini tidak merata, awak media kembali betaya kalau yang ini berapa kedalaman yang ini tukang mengatakan dalam 50 cm dan lebar 40 Cm

Dihari yang berbeda tim media turun kelapangan lagi, melihat tukang sedang memukuli bangunan tembok penahan yang lama, bertaya dengan tukang kenapa dibobok bangunan Yang lama ini tukang diam tidak menjawab, Uda ada yang terpasang besi diatas bangunan yang lama bahkan besinya terlihat dibagian bawah keluar.

Tim media ini bertanya dengan masyarakat terkait dengan bangunan ini, meyapaikan ke media ini bahwa balokan bangunan pagar yang didepan pondasinya diatas pondasi Pagar yang lama yang pagar belakang dan samping kanan pondasinya itu bobokan bangunan lama bahkan lobang besi untuk tiang itu diatas bagunan Yang lama kemudian mereka cor bersama selop Mak Mane nak tahan ame asak galak gawekanye ucap masyrakat yang engan meyebutkan namanya.

Heri.ck Sekretaris DPC AKPERSI (Asosiasi Keluarga Pers Indonesia) Pagar alam mengatakan kepada media ini terkait dengan pembangunan Pagar dan Gapura ini diduga tidak sesuai dengan Rab seperti memasang pondasi dan memasang besi untuk tiang itu diatas bangunan Yang lama dan pondasi Pagar depan itu, Pondasi diatas pondasi yang lama kemudian kedalaman pondasi dan lebar itu kata tukang 50 Cm dan lebar 40cm padahal itu kami ukur haya 30cm kedalam dan untuk lebar itu kurang Lebih 40 Cm kenapa saya bisa mengatakan seperti itu saya sebagai putra Asli gunung agung pauh mengawal pembangunan Pagar dan Gapura.

Lajut Heri.ck sekarang pertanyanya apakah boleh memasang besi diatas bangunan yang lama dan Apakah kuat menahan beban pagar yang tingginya kurang Dua meter yang saya takutkan ketika pagar itu robo akan berdampak patal bila hal yang tidak kita inginkan terjadi robo siapa yang akan bertagung jawab ucap Heri.ck dengan tegas.

Kemudian awak media ini ke kantor Pedidikan dan kebudayaan kota Pagar Alam mau Konpermasi ke kepala dinas terkait pembangunan Pagar dan gapura SD N. 41 sangat disayangkan kepala dinas pak Nopi tidak ada di kantor, kemudian Tim Media ini Konpermasi via whatsap , di telpon tidak di angkat dan di chat tidak ada jawaban sampai berita ini terbit dari kepala dinas dan Kabid Dikdas, maka dengan ini kami meminta kepada Aph dan dinas yang terkait untuk menindak lanjuti bangunan pagar dan gapura SD 41.

DPC AKPERSI Pagar Alam

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Soal Bansos Salah Sasaran, Dinsos Pelalawan Instruksikan Desa Update Data Warga
Beras Jatah Orang Miskin Nyasar ke Garasi Orang Kaya, DTSEN Pelalawan Diduga Ngawur Total
Tak Ingin Generasi Muda Kehilangan Peran, Wabup Husni Tamrin Dorong Regenerasi Imam dan Khatib di Pelalawan
Sholawat Qosidah Burdah ke-34 Digelar di Syeh padang Malangsari Nganjuk, Jamaah Larut dalam Maulid Nabi nganjuk 2026
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas 3C, Satreskrim Tangkap Pelaku Curat*
KAPOLDA YUDO HERMANTO SEPERTI MACAN OMPONG, TAK MAMPU MEMBERANTAS MAFIA SOLAR SUBSIDI DI BALIK PT LIMA SEMBILAN SEMBILAN SEMBILAN! HAJI NUR
Berantas Judi dan Narkoba di Sumut Aktivis Anti Judi dan Narkoba Desak Kapolri dan Kapolda Sumut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:04 WIB

Soal Bansos Salah Sasaran, Dinsos Pelalawan Instruksikan Desa Update Data Warga

Rabu, 16 September 2026 - 20:09 WIB

Beras Jatah Orang Miskin Nyasar ke Garasi Orang Kaya, DTSEN Pelalawan Diduga Ngawur Total

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

Tak Ingin Generasi Muda Kehilangan Peran, Wabup Husni Tamrin Dorong Regenerasi Imam dan Khatib di Pelalawan

Rabu, 16 September 2026 - 06:54 WIB

Sholawat Qosidah Burdah ke-34 Digelar di Syeh padang Malangsari Nganjuk, Jamaah Larut dalam Maulid Nabi nganjuk 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:38 WIB

Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu

Berita Terbaru