MLp.id– Kotim, Ketapang- Kejadian kabel PLN rabah dan putus di kembali 5 RT 54/ RW 08, pada hari jum’at 2-1-2026 di kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa baru ketapang- kalteng.
Laporan dari warga, adanya terjadi robohnya dari tiang listrik, kejadiannya pada tengah malam sekitar pada pukul 23.00 wib, sebabnya pada pagi harinya baru ketahuan oleh warga sekitar.
Yang mana dari kabel terdapat ada yang telah terjuntai kebawah dan sempat terseret oleh truk, sehingga dari salah satu kabelnya menyeberang jalan, kabel yang menyebrang telah terputus dari arus listrik.
Masyarakat meminta secepatnya kepada dari petugas PLN yang bertugas, agar dapat secepatnya guna untuk menangani dari kejadian tersebut, agar tidak terjadi yang sangat membahayakan bagi warga setempat yang melintas.
Seharusnya, perlunya dari pengawasan petugas PLN, agar dapat untuk kembali dilakukan pengecekan terhadap tiang tiang listrik yang lainnya.
Dari pantauan awak media pada saat melintas, yang sempat untuk mengkonfirmasi dari salah satu warga setempat yang dari nama dan inisial nya tidak berkenan untuk disebutkan ke publik dengan mengatakan, “masih ada terdapat dari 5 titik lagi yang belum ada tiangnya, sementara masih ada lagi yang tidak ada tiang nya, mengingat dari rumah warga yang padat, kiri-kanan seharusnya sudah masuk tiang besi dari PLN, namun masih menggunakan jalur penambahan dari Mustang ke Mustang rumah”.
“Selama ini tiang PLN yang seharus nya memakai tiang sebanyak 5 tiang, ini hanya terpasang baru cuma ada 2 aja, dari jalan yang terpasang ke rumah warga, namun kembali ke poros jalan, padahal tidak sesuai dengan adanya panjang jalan”, ujar nya kepada awak media.
Kembali ada 5 jarak nya tiang, lebih kurang sejauh 600 meter, sedangkan tiang besi dari PLN sebanyak 2/3 saja, dari sisanya masyarakat melakukan dana swadaya, pakai tiang ulin dengan ukuran 5 x 5cm sampai ke ujung jalan.
Salah satu rumah warga yang bernama Dwi sartika, beliau sudah selama lebih kurang 15 tahun tidak ada menggunakan tiang listrik, yang tiang listriknya hanya menggunakan tiang listrik ulin yang berukuran 5 x 5 cm tersebut.
“Semoga dengan kejadian ini ada menjadi hikmah nya baik itu kepada masyarakat dan juga kepada pihak kantor PLN, yang menggunakan dari tiang ulin tersebut, agar dapat diganti dengan tiang besi, seperti layaknya tiang- tiang yang lainnya”, ungkap dari salah satu tokoh masyarakat. (mansyah/tim)








