Suka Makmue- Lingkaran Polri.Id” Pada Selasa 31 Maret 2026 tepat pada pukul 10,15 wib Puluhan warga desa Tuwi Buya kecamatan Darul Makmur kabupaten Nagan Raya, datangi kantor desa Tuwi Buya menuntut keadilan bantuan Stimulan pascabencana 26 November 2025 yang lalu” Selasa 31 Maret 2026
Puluhan warga terutama ibu-ibu ibu menggeruduk kantor desa karena emosi dan kecewa terhadap kepala desa dan para aparatur desa, warga menilai pembagian bantuan tidak tepat sasaran dimana banyak korban terdampak banjir tidak menerima bantuan, sementara yang tidak terdampak justru mendapatkannya, warga menduga adanya indikasi politisasi, meminta aparat desa di ganti. Warga menuntut keadilan, transparansi dan pendataan ulang agar bantuan yang di salurkan tepat sasaran bagi kami – kami yang terdampak banjir” Pintanya
Aksi warga mendatangi kantor camat setelah kantor desa ditutup untuk menuntut keadilan terkait distribusi bantuan bencana banjir yang di nilai tidak merata dan tidak tepat sasaran. Mereka langsung di sambut oleh muspika.
Pada kesempatan itu menurut muspika melalui camat Plh Mawardi menjelaskan bahwa kecamatan dan desa akan melakukan pendataan ulang atau verifikasi dan validasi ( Verval) rumah warga yang terkena imbas banjir yang penting warga di minta sabar” Pinta Plh Camat Mawardi
Di tempat terpisa warga Abdilah Padahal kementerian Sosial ( Kemensos ) RI menyediakan berbagai bantuan bencana komprehensif , mencakup fase darurat hingga rehabilitasi. Bantuan utama meliputi logistik, santunan ahli waris bagi korban meninggal dunia, santunan luka berat, bantuan isian hunian, jaminan hidup ( Jadup) , serta stimulus ekonomi bagi korban”
Bantuan bansos dari kementerian RI 9, 8 miliar” Jaminan hidup ( Jadup) Rp 3,49 miliar untuk kebutuhan hidup rumah tangga” bantuan isi hunian Rp, 2, 37 Milar, memperbaiki prabotan rumah tangga” dan pemberdayaan ekonomi Rp 3,96 miliar untuk pemulihan aktivitas ekonomis.
Editor : Ainon












