Penarikan Paksa Diduga Ilegal! Honda CR-V Milik Pensiunan Polisi Diseret Tanpa Dasar Hukum, Debt Collector Bodong Terancam Pidana.

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak — lingkaranpolri.id. Praktik penarikan kendaraan bermotor secara sewenang-wenang kembali menjadi sorotan. Sebuah mobil Honda CR-V warna silver milik pensiunan anggota kepolisian diduga ditarik paksa oleh oknum debt collector tanpa dilengkapi dokumen sah, memicu perlawanan dari pihak keluarga.

 

KRONOLOGIS KEJADIAN:

Peristiwa terjadi di kediaman Kausar, yang saat itu tengah dalam kondisi sakit. Di dalam rumah hanya terdapat kedua orang tuanya, yakni ayah dan ibu kandung.

 

Tanpa pemberitahuan resmi, sejumlah orang yang mengaku sebagai debt collector mendatangi rumah dan berupaya menarik kendaraan. Orang tua Kausar langsung mempertanyakan legalitas tindakan tersebut, terutama terkait tidak adanya surat tugas, surat penarikan, maupun dokumen resmi lainnya.

 

Situasi sempat memanas karena keluarga menolak keras penarikan tersebut. Namun, kendaraan tetap dibawa oleh pihak debt collector ke kantor yang disebut sebagai Mandiri Finance.

 

FAKTA KRUSIAL:

Setelah dilakukan klarifikasi, pihak Mandiri Finance justru menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat perintah penarikan terhadap kendaraan tersebut pada saat kejadian.

 

Hal ini memperkuat dugaan bahwa tindakan yang dilakukan oknum debt collector tersebut tidak sah, ilegal, dan berpotensi masuk ranah pidana.

 

REGULASI TEGAS UU FIDUSIA:

Tindakan penarikan kendaraan tidak bisa dilakukan sembarangan. Mengacu pada:

 

UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia

 

Putusan Mahkamah Konstitusi No. 18/PUU-XVII/2019

 

Ditegaskan bahwa:

 

1. Penarikan objek jaminan fidusia tidak boleh dilakukan sepihak tanpa kesepakatan atau tanpa adanya putusan pengadilan.

 

2. Debitur harus dinyatakan wanprestasi secara sah, tidak bisa ditentukan sepihak oleh perusahaan pembiayaan.

 

3. Eksekusi wajib melalui mekanisme hukum, bukan dengan intimidasi atau penarikan paksa di lapangan.

 

4. Debt collector tidak berwenang melakukan perampasan, apalagi tanpa membawa:

 

Sertifikat jaminan fidusia

 

Surat kuasa resmi

 

Identitas dan legalitas penugasan

 

Jika syarat tersebut tidak terpenuhi, maka tindakan penarikan dapat dikategorikan sebagai:

➡️ Perampasan (Pasal 368 KUHP)

➡️ Pencurian (Pasal 362 KUHP)

➡️ Perbuatan melawan hukum

 

SIKAP KELUARGA:

Orang tua Kausar dengan tegas mempertahankan kendaraan tersebut dan menolak tindakan debt collector yang dinilai “bodong”. Mereka meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut kasus ini secara serius.

 

 

PENEGASAN:

Kasus ini menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum di Kota Pontianak agar tidak tutup mata terhadap praktik penarikan ilegal yang meresahkan masyarakat.

 

Penarikan kendaraan tanpa dasar hukum bukan hanya pelanggaranb administratif, tetapi dapat berujung pidana serius.

 

Team.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

EVI SUSILAWATI , SPd. MPd , Kepala Seklah SMAN 2 , Mengucap kan Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 oktober 2026
Kepala Sekolah SMAN 2 Tanjung jabung Timur EVI SUSANTI, SPd. MPd , Mengucapkan Selamat HUT Kabupaten Tanjung Timur yang ke 27 , 21 oktober 2026
SD Kuala Baro Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Nilai Keteladanan Rasulullah kepada Siswa
Air PDAM Keruh, Tagihan Tetap Mengalir: Pelanggan Tanah Jambo Aye Pertanyakan Tanggung Jawab Tirta Pase
Lebih Seminggu Air PDAM Tak Mengalir, Warga Langkahan Terpaksa Ambil Air Sumur Tetangga
Ketua DPD PSI Aceh Utara dan Insan Pers Bersilaturahmi dalam Maulid Nabi di SMKN 1 Tanah Jambo Aye
Bukan Hanya Senin, Commander Wish Sat Lantas Polres Selayar Perkuat Pengaturan Tiap Hari
Polda Sulsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Patriotisme dan Kepedulian untuk Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:58 WIB

EVI SUSILAWATI , SPd. MPd , Kepala Seklah SMAN 2 , Mengucap kan Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 oktober 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Kepala Sekolah SMAN 2 Tanjung jabung Timur EVI SUSANTI, SPd. MPd , Mengucapkan Selamat HUT Kabupaten Tanjung Timur yang ke 27 , 21 oktober 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:18 WIB

SD Kuala Baro Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Nilai Keteladanan Rasulullah kepada Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Air PDAM Keruh, Tagihan Tetap Mengalir: Pelanggan Tanah Jambo Aye Pertanyakan Tanggung Jawab Tirta Pase

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Lebih Seminggu Air PDAM Tak Mengalir, Warga Langkahan Terpaksa Ambil Air Sumur Tetangga

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Rabu, 28 Okt 2026 - 17:39 WIB