Suka Makmue- Lingkaran Polri. Com” Memilih Pemimpin Yan ” Kaya Ilmu” ( berilimu cerdas, dan kompeten) merupakan kriteria krusial untuk memastikan tata kelola yang baik, kekuatan seorang pemimpin terletak pada kecerdasannya, pemahamannya terhadap dan aturan serta kemampuan mengelola desa yang dia pimpin” Sabtu 18 April 2026
Menurut salah seorang mantan kepala desa Ujung Tanjung sekali gus sebagai tokoh masyarakat Ali Bacah saat duduk di salah satu warung di Desa Ujung Tanjung menyebutkan bahwa pemimpin harus menguasai ilmu kepemimpinan dan tidak hanya sekedar” kebetulan” menjabat tanpa keterampilan atau pemahaman aturan.
Pemimpin yang berilmu akan mampu membuat keputusan yang tepat dan akan membawa kemajuan, bukan hanya memimpin sekedar populer. Dengan memilih kepemimpinan yang berilmu,dan berintegritas diharapkan dapat terwujud kepemimpinan yang amanah dan mampu membawa kemaslahatan” Ujarnya
Dia juga meminta agar tidak memilih kepala desa yang arogan, karena kepala desa yang arogan berpotensi kerap melakukan diskriminasi terhadap warganya terutama yang tidak mendukungnya dan diskriminasi terhadap warga yang melakukan protes mengenai kebijakan kepala desa, dia akan mempersulit pelayanan publik atau bahkan mengancam warga.
Kepemimpinan yang arogan dapat menciptakan perpecahan dimasyarakat. Terutama jika pemimpinya lebih sering memerintah dengan ancaman, dari pada merangkul, lebih bahaya lagi kepala desa yang membedakan antara warga pendatang dengan warga asli. Pililah kepala desa yang mengayomi,komunikatif, transparan, dan mengutamakan pelayanan masyarakat, kades itu sebagai pelayan masyarakat bukan penguasa yang di takuti, kalau ada kepala desa yang arogan memarahi warganya bisa dilaporkan ke inspektorat” Pintanya
Editor :Ainon/ Aspi












