Kasus BBM Bersubsidi Di Padang Lawas Utara, Kapolres Tapanuli Selatan Klarifikasi “Publik Soroti Kok Pejabat Anti Kritik

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lingkaranpolri.id
Medan – Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Padang Lawas Utara (Paluta), sedang dalam Penyelidikan tidak berhenti pada penangkapan pelaku utama (pelansir), keterangan Kapolres Tapanuli Selatan ini setelah adanya sejumlah pemberitaan Tidak beraninya Kapolres Menindak Pihak SPBU.

Kapolres menjelaskan Aparat penegak hukum secara hukum perlu dan sangat lazim untuk membuktikan keterlibatan pihak lain (seperti oknum operator SPBU, pengepul, hingga penyandang dana) karena pelansir BBM bersubsidi seringkali merupakan bagian dari sindikat atau jaringan mafia energi.

Penyampaian Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H., disalah satu Media online seperti bertolak belakang dari pengungkapan kasus tersebut, sebelumnya Pelapor dugaan Penyelewengan BBm bersubsidi di Padang Lawas Utara, menyampaikan “Sangat mustahil bagi seorang pelansir mengumpulkan BBM bersubsidi dalam jumlah besar secara terus-menerus tanpa adanya kerja sama atau pembiaran dari oknum internal SPBU atau pihak penyandang dana”.

Seharusnya aparat penegak hukum, biasanya akan mengembangkan penyidikan untuk menjerat pihak lain berdasarkan Undang-Undang Migas dengan menggunakan pasal penyalahgunaan pengangkutan atau niaga bahan bakar.

Dirinya menjelaskan, Penyidikan tidak selalu harus menunggu bukti yang sangat akurat untuk melakukan penangkapan, berdasarkan hukum acara pidana yang berlaku, polisi dapat melakukan penangkapan jika telah memiliki bukti permulaan yang cukup, yaitu minimal dua alat bukti yang sah (seperti keterangan saksi dalam BAP dan Laporan Polisi) .

Keterangan asal usul BBM dalam BAP sudah dapat menjadi petunjuk awal bagi polisi untuk melakukan penyelidikan, penggerebekan, dan penangkapan, setelah menangkap, polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengumpulkan barang bukti fisik untuk menetapkan stastus tersangka.

Maka dari penangkapan tersebut pihak Penyelidik akan mendalami alat apa saja yang digunakan (seperti penggunaan puluhan barcode MyPertamina atau tangki modifikasi) untuk melacak siapa saja aktor intelektual yang memfasilitasi kejahatan terorganisir tersebut.

Serta memangil pihak Pertamina untuk menjelaskan kerugian negara serta dampaknya, jadi kalaulah pihak Penyelidik Polres Tapanuli Selatan harus Berkodinasi dulu kepada pihak Pertamina, “artinya buat apa ada laporan masyarakat tentang penyelewengan BBM Bersubsidi”, sudah jelas telah diamankan pihak Polres Tapanuli Selatan satu unit mobil pengangkut BBM Bersubsidi serta pengemudinya, tidak mungkin keterangan supir tidak menjelaskan dari mana asal usul BBM tersebut.

Kritikan masyarakat kepada kepolisian terkait mafia BBM Bersubsidi berpusat pada lambatnya penindakan dilapangan, kecurigaan serta dugaan bermunculan pada pihak Kepolisian apakah adanya “orang dalam”, atau oknum aparat menbekingi sindikat, serta minimnya efek jera.

Kini Publik menanti ketegasan Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H., serta transparan dalam penyelidikan mafia BBM bersubsidi di Kabupaten Padang Lawas Utara (red).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

David Wowor Ajak Perkuat Persaudaraan Di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Ketua Umum YA SEKALI Sampaikan Pesan Penuh Makna
“Pesan Menyentuh Dari Ketua RT 27 Ogan Baru: Minal Aidin Wal Faizin, Jangan Kotori Lingkungan di Hari Idul Adha!”
Kapolda Aceh Ajak Warga Pererat Hubungan Silaturrahmi Di Momen Idul Adha 1447 H.
Menjelang Meugang Idul Adha Harga Daging Di pasar Tradisional Alue Bilie Berkisar Rp.180-200 Ribu Per Kg.
Keluarga Besar Komunitas Semut Gatal Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H ” Semangat Bersatu Selalu Menyertai Langkah Kita  
46( empat puluh enam) paket Narkotika jenis Sabu dan 1(satu) tersangka diamankan oleh Satresnarkoba Polres Lahat*
Sebuah Mobil kijang Mereka Rush Seruduk Teras ( Kanopi) Rumah Warga Dan Hantam 6 Kendaraan Sepeda Motor Roda Dua”
Kometmen Tegas Polres Binjai, Belasan Kasus Narkoba Berhasil Diungkap.

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:20 WIB

David Wowor Ajak Perkuat Persaudaraan Di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Ketua Umum YA SEKALI Sampaikan Pesan Penuh Makna

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:31 WIB

“Pesan Menyentuh Dari Ketua RT 27 Ogan Baru: Minal Aidin Wal Faizin, Jangan Kotori Lingkungan di Hari Idul Adha!”

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:59 WIB

Kapolda Aceh Ajak Warga Pererat Hubungan Silaturrahmi Di Momen Idul Adha 1447 H.

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:46 WIB

Kasus BBM Bersubsidi Di Padang Lawas Utara, Kapolres Tapanuli Selatan Klarifikasi “Publik Soroti Kok Pejabat Anti Kritik

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:29 WIB

Menjelang Meugang Idul Adha Harga Daging Di pasar Tradisional Alue Bilie Berkisar Rp.180-200 Ribu Per Kg.

Berita Terbaru