KETUM PW FRN DESAK KAPOLDA RIAU COPOT KAPOLSEK KERUMUTAN BUNTUT DUGAAN ABAIKAN LAPORAN 110

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA -LINGKARAN POLRI.ID

Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara PW FRN, Agus Flores, mendesak Kapolda Riau segera mencopot Kapolsek Kerumutan dan mengevaluasi seluruh personelnya. Desakan keras itu muncul setelah diduga kuat Polsek Kerumutan mengabaikan laporan masyarakat melalui Call Center Polri 110 terkait aktivitas pemuatan kayu olahan yang diduga hasil illegal logging di Pelabuhan Tasik Pematang Tengah, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

“Ini sudah keterlaluan. Masyarakat sudah beritikad baik lapor lewat 110. Tapi laporan terkait aktivitas pemuatan kayu olahan yang diduga ilegal di Pelabuhan Tasik Pematang Tengah diabaikan. Wibawa Polri dipertaruhkan di sini,” tegas Agus Flores kepada wartawan di Jakarta, Rabu 15/07/2026.

Menurut Agus, Call Center 110 adalah layanan resmi Polri untuk respon cepat gangguan kamtibmas. Jika laporan dugaan tindak pidana kehutanan saja tidak ditindaklanjuti, maka kepercayaan publik kepada Polri akan runtuh.

PW FRN menilai pengabaian itu berpotensi melanggar 3 aturan sekaligus:
1. Perkapolri No. 3 Tahun 2015 tentang Call Center 110 – kewajiban merespon laporan masyarakat
2. UU No. 18 Tahun 2013 tentang P3H – pengangkutan hasil hutan tanpa dokumen sah
3. UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH– perusakan lingkungan

Untuk itu PW FRN melayangkan 4 tuntutan resmi kepada Kapolda Riau:
1. Copot Kapolsek Kerumutan dan periksa oleh Propam
2. Evakuasi dan mutasi personel Polsek Kerumutan yang bertugas saat laporan 110 masuk untuk dimintai keterangan
3. Bentuk Tim Khusus gabungan Polda Riau, Gakkum LHK dan BBKSDA untuk sidak dan menindak di Pelabuhan Tasik Pematang Tengah
4. Usut tuntas jaringan pemasaran kayu olahan yang diduga ilegal

“Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran atau pembeking. Kami minta Kapolda Riau bersikap tegas. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkas Agus.

PW FRN Riau juga menyatakan siap menyerahkan bukti berupa rekaman panggilan 110, dokumentasi foto, video, dan titik lokasi kejadian kepada Propam Polda Riau dan Itwasda untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Agus menutup pernyataannya dengan penegasan: Kapolsek harus diganti dan personel Polsek Kerumutan harus dievaluasi karena tindakan mereka sudah mencoreng nama baik institusi Polri. (Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Pertama Operasi Patuh, Polres Langkat Fokus Edukasi Tertib Lalu Lintas
Kapolres Langkat Pimpin Apel Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Langkat Turun Langsung Pimpin Strong Point Pagi, PJU Juga Hadir Layani Masyarakat
TELAH DI BUKA PENDAFTARA PASCASARJANA MAGISTER EKONOMI SYARIAH (M.E.) STEBI BINA ESSA BANDUNG
Kapolres Nagan Raya Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Penyalahgunaan BBM, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Kejahatan
CURAH HUJAN TINGGI, BANJIR KEMBALI RENDAM SEJUMLAH DESA DI TRIPA MAKMUR” CAMAT NASRUDDIN IMBAU WARGA WASPADA BANJIRVDISULAN”
Polres Nagan Raya Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Seulawah” Kapolres Tegaskan Pentingnya Tertib Berlalu Lintas”
Kapolri Jendral Polisi Suyudi Ario Seto,S.I.K, SH, M.Si. Berkunjung Ke Sumatera Utara

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Hari Pertama Operasi Patuh, Polres Langkat Fokus Edukasi Tertib Lalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kapolres Langkat Pimpin Apel Operasi Patuh Toba 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Kapolres Langkat Turun Langsung Pimpin Strong Point Pagi, PJU Juga Hadir Layani Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:43 WIB

TELAH DI BUKA PENDAFTARA PASCASARJANA MAGISTER EKONOMI SYARIAH (M.E.) STEBI BINA ESSA BANDUNG

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

CURAH HUJAN TINGGI, BANJIR KEMBALI RENDAM SEJUMLAH DESA DI TRIPA MAKMUR” CAMAT NASRUDDIN IMBAU WARGA WASPADA BANJIRVDISULAN”

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolres Langkat Pimpin Apel Operasi Patuh Toba 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 22:40 WIB