Suka Makmue- Lingkaran Polri.Id” Program Makan Bergizi Gratis / MBG, yang digulirkan pemerintah kembali menuai sorotan. Sejumlah Kepala Sekolah dan Guru, di Kabupaten Nagan Raya mengeluhkan pelaksanaan MBG yang dinilai makin lama makin tidak jelas” 20 Juli 2026
Katanya makanan bergizi, tapi menunya tidak sesuai. Porsinya kecil, lauknya itu-itu saja, bahkan kadang telat datang” ujar Kepala Sekolah yang tak mau di sebutkan nama dan sekolshnya
Keluhan serupa juga disampaikan para guru. Mereka menilai MBG belum berjalan sesuai tujuan awal yaitu untuk meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar siswa. Sebenarnya yang tau selera anaknya itu orang tuanya terutama ibunya, kalau di berikan saja uang Rp 15,000 itu bisa makan 1 keluarga, apa tau mereka itu tentang selera makan anak – anak kami” Tegasnya
“Kami di sekolah yang repot. Anak-anak komplain nggak enak, orang tua bertanya. Standar gizinya mana? Menunya ganti-ganti tidak ada jadwal yang jelas” kata guru yang nggak mau di sebutkan namanya di salah satu sekolah di kecamatan darul makmur.
Warga dan pihak sekolah berharap ada evaluasi menyeluruh agar program MBG benar-benar tepat sasaran dan sesuai standar gizi. Kalau kami lebih baik diserahkan uang saja, karena kalau diberikan uang satu keluarga kami bisa makan” Pinta.
Pantauan media di beberapa sekolah bahwa menu MBG seperti tempe waktu di coba awak media keras,sayur juga nggak ada rasa ( kurang bumbu), kita berharap pihak dapur MBG bisa mengevaluasi kembali tentang menu MBG tersebut, karena MBG banyak tidak di makan, dari pada mubazir di bawa pulang oleh para guru untuk pakan ayam” Pantau mwdia
Editor: Ainon / Aspi| Lingkaran Polri.Id”








