LAPOR….OMBUDSMAN, salah satu SD negeri di Tumijajar diduga jadikan sekolah ajang berbisnis LKS, oknum terkait terancam dilaporkan ke APH wilayah hukum.

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang bawang barat- Provinsi Lampung.LP Pihak Sekolah dasar (SD) negeri salah satu di Tumijajar diduga berat menjadikan sekolah ajang berbisnis buku lembaran kerja siswa (LKS). VOLEMIk ini terancan di laporkan ke dinas terkait Pendidikan setempat, Ambudaman dan Kemendikbud pusat serta APH wilayah hukum setempat. Senin (27/7) 2026.

 

Pasalnya, bobolnya informasi akurat ini didapati tim media ini dari pasutri (pasangan suami istri) inisyal (ST) dan (hy ) beberapa hari lalu rabu (22/7) selaku wali murid sekolahan tersebut sekolah dasar SD negeri 18 (delapan belas) Tumijajar kabupaten Tulang bawang barat profinsi Lampung, dikatakannya

 

” Anak kami sekolah di SD negeri 18 Tumijajar, kalau buku cetak beli cuman satu pak, bayarnya dengan guru kelas, namanya dul karim, kalau Kepala sekolah namanya Siti, “ujar (st) dan (hy) selaku Nara sumber pintar

 

“Kalau anak saya bayar dengan harga 1 buku rp 35 ribu rupiah pak, kayaknya kelas 1,2 dan 3 rata rata harga nya rp 35 ribu rupiah kalau kelas 4,5 dan enam herganya rp 40 ribu pak, ” Tambahnya.

 

Disambangi tim wartawan ini keesokan harinya di sekolah setempat kamis (23/7) disekolahan yang sama dikonfirmasi salah satu guru negeri jenis pria nama Dul karim, ia pun membenarkan terkait dugaan temuan wartawan.

 

“Oo ya betul Dul karim nama saya, Kepala sekolah hari ini ngak ada pak mungkin ada kegiatan lain, saya selaku guru negeri dan selaku wali kelas tiga (3), ini SD negeri 18 (delapan belas) Tumijajar namanya, “Tutur Dul karim

 

” Jujur saya pak emang benar itu terjadi dan masing masing murid bayarnya dengan guru kelas masing masing, kalau yang ngesub buku tersebut saya ngak paham, ” sambungnya.

 

“Terkait hal ini tolong beri waktu saya akan kordinasi dulu dengan pimpinan saya jangan dulu bapak beritakan ya pak, ” Lanjutnya

 

” Selang beberapa waktu dihari itu juga guru Dul karim menghubungi tim wartanwan ini Via whatshaf, katanya

 

“Pak mohon maap Kepala sekolah saya ngak ada sanggahan dan respon terkait dugaan temuan bapak, malah saya kesannya yang harus bertanggung jawab menurutnya tapi saya kan bukan Kepala sekolah pak,, mohon maap ya pak, ” Tutupnya. Hingga berita di terbitkan.

 

(Hel….. Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SMP Negeri 6 Kuala Desa Padang Rubik Gelar Sosialisasi Jam Nol Bersama Wali Murid
Polda Riau Luncurkan “Riau Cerah Presisi” Strategi Baru Penanganan Karhutla Berbasis Data, Kolaborasi, dan Aksi Nyata.
Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Karhutla di Pangkalan Libut, Diduga Kelola Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Produksi.
MBG Lebih Tepat Dikelola SPPG, Bukan Kantin Sekolah
Program Makan Bergizi Gratis Bukan Pengganti Kantin Sekolah Perlu Pengelolaan Khusus  
BERJIBAKU 5 JAM, TIM GABUNGAN PADAMKAN API DI LAHAN GAMBUT TALANG MUANDU
Percepat Penanganan, Reskrim Polres Selayar Gelar Perkara 9 Kasus Sekaligus, 8 Lanjut Sidik
Personel Polsek Bontosikuyu dan Pemadam Berhasil Cegah Kebakaran Lapangan Sepak Bola di Laiyolo

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

SMP Negeri 6 Kuala Desa Padang Rubik Gelar Sosialisasi Jam Nol Bersama Wali Murid

Jumat, 11 September 2026 - 12:01 WIB

Polda Riau Luncurkan “Riau Cerah Presisi” Strategi Baru Penanganan Karhutla Berbasis Data, Kolaborasi, dan Aksi Nyata.

Jumat, 11 September 2026 - 11:17 WIB

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Karhutla di Pangkalan Libut, Diduga Kelola Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Produksi.

Kamis, 10 September 2026 - 23:48 WIB

MBG Lebih Tepat Dikelola SPPG, Bukan Kantin Sekolah

Kamis, 10 September 2026 - 22:22 WIB

BERJIBAKU 5 JAM, TIM GABUNGAN PADAMKAN API DI LAHAN GAMBUT TALANG MUANDU

Berita Terbaru

NASIONAL

MBG Lebih Tepat Dikelola SPPG, Bukan Kantin Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 23:48 WIB