Indragiri Hilir – Lingkaran Polri.Id
Ribuan hektare kebun warga di Kuala Selat yang selama 5 tahun tergerus abrasi akhirnya mendapat harapan baru. Dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau, Sabtu (15/8/2026), pemerintah pusat dan daerah berkomitmen menanam 500 hektare mangrove di kawasan pesisir Kateman, dengan target perluasan hingga 1.000 hektare.
Komitmen itu disampaikan langsung Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat saat tiba di Desa Kuala Selat bersama Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Wamen PPA Veronica Tan, Bupati Indragiri Hilir Herman, serta tokoh nasional Rocky Gerung dan Robertus Robet.
“Kami berkomitmen memastikan penanaman mangrove 500 hektare di tempat yang terabrasi. Mudah-mudahan bisa terpenuhi 1.000 hektare. Ini pemulihan lingkungan sekaligus pemulihan sosial ekonomi,” tegas Jumhur di hadapan warga dan Forkopimda.
Penanaman ini bukan sekadar seremonial. Pemerintah menjamin anggaran dari pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan selama 3 tahun. Warga yang terlibat akan mendapat honor. Skemanya disebut sebagai penciptaan green jobs bagi masyarakat pesisir.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyebut ekspedisi ini adalah wujud negara hadir di wilayah terluar.
“Ketika pesisir tergerus, yang kita pertaruhkan bukan hanya tanah. Ada kebun masyarakat, sumber penghidupan dan masa depan generasi berikutnya. Menjaga mangrove berarti menjaga masyarakat yang hidup di belakangnya,” ujar Herry.
Data 2021 mencatat sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat Kuala Selat terdampak abrasi. Kondisi geografisnya berat: butuh 25 kilometer atau 45-60 menit perjalanan speedboat dari Mako Polsek Kateman, dengan lumpur sedalam lutut hingga paha dan arus yang sangat dipengaruhi pasang surut.
Selain misi lingkungan, rombongan juga menyalurkan bantuan sembako Ekspedisi Merah Putih Presisi, bantuan ketinting, serta matching grants kepada 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau. Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama menjaga pesisir Riau dan aksi penanaman mangrove perdana.
Ekspedisi Merah Putih Presisi digelar Polda Riau untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sasarannya wilayah pesisir, terdepan, dan terluar yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Dengan membawa Merah Putih, bantuan, dan komitmen rehabilitasi skala besar, Polda Riau berharap Kuala Selat tak lagi hanya dikenal sebagai korban abrasi, tetapi menjadi contoh keberhasilan pemulihan pesisir berbasis masyarakat.
“Kami datang membawa kepedulian sekaligus bergerak bersama mencari solusi,” pungkas Herry.
Editor : Zurwanto








