ACEH UTARA — Lingkaran polri.id
Hunian Tetap (Huntap) bagi penyintas bencana di Desa Alue Papeun, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, resmi diresmikan Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, Senin (28/9/2026).
Namun, di balik peresmian Huntap yang diharapkan menjadi tempat tinggal baru bagi warga terdampak bencana, masih terlihat persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian pemerintah, yakni kondisi akses jalan menuju kawasan Huntap.
Pantauan Media, Senin (28/9/2026), sejumlah bagian jalan menuju Huntap tampak rusak, berlubang dan tidak nyaman dilalui. Kondisinya bahkan terlihat seperti kubangan kerbau, terutama pada bagian jalan yang mengalami kerusakan dan genangan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Huntap bukan sekadar bangunan rumah. Keberadaan jalan yang layak merupakan bagian penting untuk menunjang kehidupan warga yang menempati kawasan tersebut.
Jalan menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas, membawa hasil usaha, memperoleh pelayanan kesehatan, mengakses pendidikan serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, peresmian Huntap seharusnya tidak berhenti pada berdirinya bangunan. Rumah baru membutuhkan akses jalan yang layak agar benar-benar menjadi hunian yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Di satu sisi warga mendapatkan rumah baru sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana. Namun di sisi lain, mereka masih harus berhadapan dengan persoalan akses yang kondisinya memprihatinkan.
Jangan sampai rumahnya permanen, tetapi jalannya masih seperti kubangan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diharapkan segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan menuju Huntap Alue Papeun. Perbaikan akses menjadi penting agar pembangunan Huntap benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebab, pemulihan pascabencana bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga memastikan warga dapat keluar-masuk rumah tersebut melalui akses yang layak.
Tgk leupie







