ACEH UTARA — Lingkaranpolri.id
Sebanyak 163 Kepala Keluarga di Gampong Buket Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, telah menerima bantuan Jaminan Hidup pasca banjir. Namun sejumlah warga yang belum masuk dalam daftar penerima menyampaikan aspirasi agar cakupan bantuan diperluas.
Meski tidak mengalami kerusakan rumah yang signifikan dan air banjir tidak merendam bagian dalam hunian, warga mengaku tetap merasakan imbas dari bencana tersebut. Dampak ekonomi, gangguan aktivitas sehari-hari, serta tekanan batin menjadi alasan mengapa mereka merasa layak mendapat perhatian.
“Kami bukan meminta karena rumah hancur atau tenggelam air. Tapi kami juga korban. Aktivitas terhenti, penghasilan berkurang, anak-anak sulit ke sekolah. Itu semua dampak nyata,” ungkap salah seorang warga.
Geuchik Buket Jrat Manyang, Dahlawi, bersama Camat Tanah Jambo Aye, Fauzi Saputra, S.IP, menyatakan komitmen kuat untuk terus memperjuangkan warga yang belum terdata. Keduanya menegaskan pendataan akan ditinjau ulang dengan mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi, bukan hanya kerusakan fisik bangunan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Kriteria tidak boleh hanya dilihat dari bangunan. Dampak yang dirasakan warga juga harus dihargai,” jelas Dahlawi, Selasa 29 September 2026.
Di tengah proses ini beredar kabar yang menyebut adanya ketegangan antara perangkat desa dan warga. Geuchik Dahlawi membantah dengan tegas:
“Itu hoaks. Tidak ada perpecahan. Kami justru bersatu padu mencari solusi. Pemerintah desa mendengar warga, warga pun memahami proses. Yang penting komunikasi tetap terbuka,” tegasnya.
Warga berharap Bupati Aceh Utara, H. Ismail Ajalil S.E., M.M., dan instansi terkait meninjau kembali kriteria penerima Jadup. Prinsip keadilan diharapkan ditegakkan — tidak ada satu pun warga yang tertinggal.
“Kami hanya ingin adil. Bukan minta lebih, tapi agar semua yang terdampak mendapat haknya. Sekecil apa pun dampaknya, itu tetap beban bagi kami,” pungkas warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Aceh Utara belum memberikan tanggapan resmi.
Tgk leupi






