Kemarau Berkepanjangan, Bupati Dillah Larang Camat Tinggalkan Wilayah: Wajib Siaga Hadapi Karhutla dan Kebakaran Permukiman

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA SABAK- Mitra mabes Kemarau yang masih berkepanjangan membuat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur meningkatkan status kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman.
Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh camat agar tidak meninggalkan wilayah tugas dan tetap berada dalam kondisi siaga penuh selama musim kemarau berlangsung.
Langkah ini diambil menyusul tingginya potensi kebakaran di Tanjabtim. Selain didominasi kawasan pesisir dengan permukiman padat yang sebagian besar masih menggunakan material kayu, sekitar 62 persen wilayah Tanjung Jabung Timur merupakan lahan rawa gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kering.
Di sisi lain, aktivitas perkebunan, perladangan, persawahan, hingga pembukaan lahan baru yang masih berlangsung turut meningkatkan risiko terjadinya karhutla apabila tidak diantisipasi secara maksimal.
“Saya minta seluruh camat tidak meninggalkan tempat. Tetap siaga, lakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini. Jangan menunggu kebakaran terjadi baru bergerak,” tegas Bupati Dillah.
Bupati juga memerintahkan seluruh camat untuk segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran di wilayah masing-masing. Mulai dari ketersediaan peralatan, sumber air, hingga kesiapan personel harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan setiap saat.
Selain itu, koordinasi lintas sektor diminta semakin diperkuat. Camat diminta membangun komunikasi intensif dengan kepala desa dan lurah, TNI, Polri, instansi terkait, serta para pegiat dan relawan peduli api agar setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.
Menurut Dillah, keberhasilan mencegah kebakaran sangat bergantung pada kecepatan informasi, kesiapsiagaan aparat di lapangan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menegaskan bahwa pencegahan menjadi prioritas utama. Seluruh jajaran diminta meningkatkan patroli, mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan respons cepat apabila ditemukan titik api.
Dengan kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah hingga tingkat desa, diharapkan ancaman karhutla maupun kebakaran permukiman selama musim kemarau dapat ditekan sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga dari ancaman kebakaran atau Karhutla waspadai juga saat melintas diwilayah gambut saat membuang puntung rokok agar tidak terjadi kebakaran di seputaran nya harap tetap waspada.

Editor: Mulasa Musa sinabariba CPLA

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kembangkan Kasus Pil Dobel L, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita 1.589 Butir
Bridge Smakom Kembali Berjaya, Raih Juara II Kejuaraan Bridge Beregu Provinsi Jawa Timur 2026
4 Jam Operasi Polsek Pinggir: Dari Kontrakan Muara Basung Hingga Kandis, 5 Pengedar Sabu Diringkus.
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta
Ada apa dengan KCD XI ,!!??? Bokbrok nya pelayanan dan pengawasan KCD XI garut dipertanyakan
PROYEK Rp1,66 MILIAR GARUT MARKET CITY TERKESAN MOLOR, PUPR GARUT JANGAN TUTUP MATA! APH DIMINTA TURUN TANGAN
Kapolres Pelalawan Ngopi Bareng 30 Wartawan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kembangkan Kasus Pil Dobel L, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita 1.589 Butir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Bridge Smakom Kembali Berjaya, Raih Juara II Kejuaraan Bridge Beregu Provinsi Jawa Timur 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:14 WIB

4 Jam Operasi Polsek Pinggir: Dari Kontrakan Muara Basung Hingga Kandis, 5 Pengedar Sabu Diringkus.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:17 WIB