Bengkalis Pinggir – Lingkaranpolri.Id.
Warga RT 003 RW 001 Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis digegerkan dengan penemuan seorang pria tanpa identitas dalam kondisi meninggal dunia di kubangan air kebun karet di Jalan Lintas Duri-Pekanbaru, Minggu (04/10/2026) pagi sekira pukul 06.30 WIB.
Korban yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut pertama kali ditemukan oleh DW (39), pemilik kebun.
Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan melalui Bhabinkamtibmas Desa Semunai AIPTU Wawan Saputra membenarkan penemuan tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Bhabinkamtibmas bersama Piket Gabungan Polsek Pinggir yang dipimpin Kanit Samapta IPTU Noferianto langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.
Kronologisnya, pada Minggu pagi sekira pukul 06.54 WIB, DW hendak melakukan aktivitas memanen getah karet. Saat menuju kubangan air, ia dikagetkan melihat korban sudah tergeletak di dalam kubangan dalam keadaan tidak bergerak dan setengah telanjang.
DW kemudian mengambil foto dan mengirimkannya melalui pesan WhatsApp kepada AP yang merupakan keponakannya. Mendapat kabar tersebut sekira pukul 09.00 WIB, AP mendatangi TKP dan melihat korban masih tergeletak, lalu melaporkannya kepada BS selaku Ketua RT setempat kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Semunai.
DW menerangkan, korban memang sudah terlihat di sekitar kebun karet tersebut sejak Senin (28/09/2026) pukul 13.00 WIB. Namun keesokan harinya korban tidak terlihat lagi. Kemudian pada Sabtu (03/10/2026) sekira pukul 15.00 WIB, korban kembali terlihat di lokasi tersebut sambil bermain-main di kubangan air.
Menindaklanjuti laporan warga, Bhabinkamtibmas bersama Piket Gabungan Polsek Pinggir yang dipimpin Kanit Samapta IPTU Noferianto langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.
Dari hasil pengecekan kasat mata di bagian muka, kepala, tangan, badan dan kaki, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Pihak kepolisian juga meminta keterangan warga sekitar, namun tidak ada yang mengenal korban. Warga menyebut korban memang beberapa kali terlihat mengorek sampah di sekitar lokasi dan sering hanya memakai baju tanpa celana, diduga ODGJ.
Selanjutnya sekira pukul 10.40 WIB, tim dari RSUD Mandau datang dengan ambulans dan mengevakuasi korban ke RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan luar oleh Kepala Pemulasaran Jenazah RSUD Mandau, dr. Wesly Pardomuan Rambe, menyebutkan pada tubuh korban ditemukan kondisi tangan dan kaki mengkerut pucat, serta terdapat pasir, rumput, daun dan ranting yang menempel. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Saat ini jenazah Mr. X tersebut masih berada di kamar jenazah RSUD Mandau dan disimpan di dalam lemari pendingin. Pihak rumah sakit masih menunggu koordinasi dengan Dinas Sosial untuk proses pemakaman karena korban tidak memiliki identitas
dan keluarga.
jhon (LP)
Penulis : jhon
Editor : jhon







