Polres Asahan Klarifikasi Isu “Tangkap Lepas” Gembong Narkoba, Enam Orang Direhabilitasi

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan Lingkaran Porli. ( Polres ) Asahan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di masyarakat mengenai dugaan adanya gembong narkoba yang ditangkap kemudian dilepaskan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan penanganan perkara telah dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu, 2 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Personel Polsek Pulau Raja berhasil mengamankan 6 orang pria yang masing-masing berinisial J.R.T.S alias R, H.P, S.S, A.F, R.S.P, dan M.A.

 

Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu plastik klip ukuran sedang berisi narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,14 gram dan netto 0,02 gram, satu kaca pirex yang diduga terdapat lekatan sabu dengan berat brutto 1,53 gram, serta satu dompet warna hitam.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa barang bukti tersebut berada dalam penguasaan salah seorang yang diamankan, yakni J.R.T.S alias R, yang diduga digunakan untuk konsumsi pribadi. Sementara lima orang lainnya tidak ditemukan keterkaitan langsung dengan kepemilikan maupun peredaran narkotika tersebut.

Selanjutnya, keenam orang tersebut beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satres Narkoba Polres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine menggunakan test kit.

 

Hasil tes urine menunjukkan bahwa keenam orang tersebut positif mengandung Methamphetamine. Setelah dilakukan gelar perkara, disimpulkan bahwa mereka merupakan penyalahguna narkotika sehingga diputuskan untuk menjalani rehabilitasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam penanganan pengguna narkoba.

 

Saat ini, keenam orang tersebut telah menjalani proses rehabilitasi di salah satu panti rehabilitasi di wilayah Kabupaten Asahan.

 

Polres Asahan menegaskan bahwa tidak ada praktik “tangkap lepas” sebagaimana yang diberitakan. Penanganan kasus ini dilakukan secara profesional melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan pendekatan rehabilitasi bagi para penyalahguna narkotika.

8 / 3 / 2026.

Wilmar Siregar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Idul Adha Tetap Pakai Hewan Kurban, Bukan Transfer Uang: Ini Alasannya
Pemkab Muba Diminta Segera Turun ke Lapangan Tindaklanjuti Sengketa Lahan Dengan PT GPI
Polres Langkat Perkuat Moral dan Spiritual Personel melalui Binrohtal, Wujudkan Polri Presisi yang Humanis dan Berintegritas
Momentum Harkitnas, Tanjungbalai Dukung Asta Cita Nasional
Polri Hadir Sebagai Problem Solver, Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Berhasil Mediasi Permasalahan Keluarga Warga di Langkat
Peringati Harkitnas ke-118, Kapolres Langkat Ajak Personel Tingkatkan Pengabdian untuk Masyarakat
Satlantas Polres Langkat Intensifkan Razia Opsen PKB dan BBNKB, Wujud Nyata Polri Tingkatkan Ketertiban Berlalu Lintas
Petugas Gagalkan Terduga Pelaku Sedang Transaksi Sabu di Pinggir Jalan Depan Rumah Warga di Tanjung Pura

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:20 WIB

Idul Adha Tetap Pakai Hewan Kurban, Bukan Transfer Uang: Ini Alasannya

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Muba Diminta Segera Turun ke Lapangan Tindaklanjuti Sengketa Lahan Dengan PT GPI

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:12 WIB

Polres Langkat Perkuat Moral dan Spiritual Personel melalui Binrohtal, Wujudkan Polri Presisi yang Humanis dan Berintegritas

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:19 WIB

Momentum Harkitnas, Tanjungbalai Dukung Asta Cita Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:39 WIB

Polri Hadir Sebagai Problem Solver, Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Berhasil Mediasi Permasalahan Keluarga Warga di Langkat

Berita Terbaru