Nasib Pilu Yang Dialami Lia Warga RT 45 Kemang Agung Kertapati, Menghadapi Kerasnya Kehidupan 

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARANPOLRI.ID//PALEMBANG – Di tengah kerasnya kehidupan ekonomi saat ini, nasib pilu dialami oleh Lia (37 tahun), warga RT 45 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Ia dan keluarganya berjuang keras setiap hari hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin sulit.

 

Lia memiliki tiga orang anak yang masih kecil dan membutuhkan biaya sekolah serta makan. Satu-satunya tulang punggung keluarga adalah suaminya yang bekerja sebagai pengamen. Penghasilan yang didapat sangat tidak menentu, rata-rata hanya sekitar Rp50.000 per hari, dan seringkali mereka pulang dengan tangan kosong atau tidak mendapatkan uang sama sekali.

 

“Kalau lagi tidak dapat uang, kami sekeluarga hanya bisa menahan lapar. Tidak ada pilihan lain,” ujar Lia dengan nada sedih. Jum’at (10/04)

 

Kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan ini memaksa mereka melakukan hal-hal yang terpaksa. Pernah suatu ketika, tabung gas milik mereka harus digadaikan hanya untuk bisa membeli beras dan lauk pauk sekadarnya, karena saat itu mereka benar-benar tidak memiliki sepeser pun uang.

 

Selain masalah ekonomi, beban keluarga ini semakin berat karena kondisi kesehatan suami Lia yang mengalami kebutaan sebelah mata. Kondisi ini tentu membatasi kemampuan suaminya dalam mencari nafkah, membuat pendapatan mereka semakin tidak menentu.

 

Saat ini, Lia dan keluarganya tinggal di sebuah rumah kontrakan yang terletak di bawah rumah orang lain, dengan biaya sewa Rp500.000 per bulan. Uang sewa ini pun seringkali menjadi beban berat yang sulit mereka penuhi.

 

Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan ini, Lia dan keluarganya memohon kepada Allah SWT dan berharap ada dermawan atau siapa saja yang terketuk hatinya untuk dapat memberikan bantuan, sekecil apa pun, agar dapat sedikit meringankan beban hidup mereka yang sangat berat.

 

“Kami sangat berharap ada orang baik yang mau membantu kami. Bantuan apa pun pasti akan sangat berguna untuk makan anak-anak dan kebutuhan sehari-hari,” pungkas Lia penuh harap.

(Jhony)

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Banjir Surut, Pendidikan Masih Tersungkur: Siswa di Langkahan Menulis di Lantai, Belajar di Tenda
Mantan Kepala Desa Ujung Tanjung Ali Bacah” Pilih Pemimpin Yang “Kaya Ilmu” Bukan Pemimpin Yang Ego Dan Arogan
Kapolres Tator Pimpin Upacara Sertijab Kasat Lantas, Kapolsek Makale Dan Kapolsek Sangalla
Penarikan Paksa Diduga Ilegal! Honda CR-V Milik Pensiunan Polisi Diseret Tanpa Dasar Hukum, Debt Collector Bodong Terancam Pidana.
Setiap Divisi Di Perusahaan PT Pajar Baizury & Bradher Wajib Gelar Apel Setiap Pagi.
Polres Langkat Gelar Safari Shalat Jumat, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Rumah Warga Miskin Roboh Diterjang Angin Kencang” Kepala Desa Tabrak Aturan Bedakan Pendatang Dan Warga Asli”
Setiap Divisi Diperisahan PT Pajar Baizury & Bradher Wajib Gelar Apel Setiap Pagi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:24 WIB

Banjir Surut, Pendidikan Masih Tersungkur: Siswa di Langkahan Menulis di Lantai, Belajar di Tenda

Sabtu, 18 April 2026 - 17:40 WIB

Mantan Kepala Desa Ujung Tanjung Ali Bacah” Pilih Pemimpin Yang “Kaya Ilmu” Bukan Pemimpin Yang Ego Dan Arogan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Kapolres Tator Pimpin Upacara Sertijab Kasat Lantas, Kapolsek Makale Dan Kapolsek Sangalla

Sabtu, 18 April 2026 - 07:08 WIB

Penarikan Paksa Diduga Ilegal! Honda CR-V Milik Pensiunan Polisi Diseret Tanpa Dasar Hukum, Debt Collector Bodong Terancam Pidana.

Jumat, 17 April 2026 - 21:53 WIB

Polres Langkat Gelar Safari Shalat Jumat, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terbaru