Pelalawan-Lingkaran Polri.Id
Semangat gotong royong untuk ketahanan pangan kembali terlihat di Kabupaten Pelalawan. Polres Pelalawan bersama Forkopimcam, perusahaan, dan petani menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Desa Betung, Sabtu 16 Januari 2026.
Panen dilakukan di atas lahan seluas 2 hektar milik Kelompok Tani Harapan Baru yang berada di area PT. Surya Bratasena Plantation. Sejak pukul 12.30 WIB, suasana lahan jagung di Desa Betung, Kec. Pangkalan Kuras sudah ramai. Ratusan tongkol jagung yang menguning menjadi bukti kerja keras petani selama beberapa bulan terakhir.
Perkiraan hasil panen mencapai 3 ton jagung pipil. Angka ini bukan sekadar hitungan, tapi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lumbung pangan daerah.
Hadir langsung memimpin kegiatan, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak bisa berjalan sendiri.
“Saya mengajak kita melihat sinergi itu nyata. Ada unsur pemerintah, petani, dan kami hadir bersama mewujudkan program Bapak Presiden yaitu ketahanan pangan. Kalau ekonomi masyarakat bagus, maka keamanan juga akan terjamin,” tegas Kapolres di sela kegiatan.
Senada dengan itu, Plt. Camat Pangkalan Kuras Rudiyanto, S.E menyebut panen ini sebagai langkah konkret pemanfaatan lahan produktif.
“Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bentuk dorongan pemanfaatan lahan produktif terhadap program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Hadir pula Kadis Pertanian yang diwakili Kabid Pangan Muhammad Taufik, S.P, BPP Pelalawan Safril, Danramil 04 Pkl. Kuras diwakili Peltu Saragih, serta jajaran Polsek Pangkalan Kuras. Dari pihak perusahaan, tampak GM PT. SBP Daud Bukit dan Manajer Kebun Sugiatno yang membuka lahan perusahaan untuk dikelola kelompok tani.
Usai dipanen langsung oleh para tamu undangan dan petani, jagung pipil segera diproses menggunakan mesin milik Kelompok Tani Harapan Baru. Proses ini mempercepat pasca panen agar hasil bisa segera didistribusikan.
Ketua KT Harapan Baru Imin bersama Ketua KT Luluh Hitam Legimin, para PPL, dan puluhan petani Desa Betung terlihat antusias. Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh adat, dan Ketua HIPMAWAN Taufik menambah semarak kegiatan.
Rangkaian acara yang dipandu MC Aipda Alamsyah dan diawali doa oleh Bripda Rian ini juga tersambung ke live streaming panen raya serentak Mabes Polri. Ini menunjukkan bahwa gerakan di Desa Betung adalah bagian dari upaya nasional.
Komitmen Kawal Ekonomi Desa
Kegiatan yang berakhir pukul 14.30 WIB ini menjadi bukti peran aktif Polri melalui gugus tugas ketahanan pangan. Bripka Ris Ario selaku polisi penggerak ketahanan pangan bersama Polsek Pkl. Kuras menyatakan komitmen untuk terus mendampingi petani.
“Kami ingin program ini memberi dampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Betung,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaborasi antara Polres Pelalawan, pemerintah, perusahaan, dan petani, panen raya ini menjadi langkah nyata menuju swasembada pangan 2026. Dari Desa Betung, ketahanan pangan Indonesia mulai dikuatkan.
Editor : Zurwanto








