Kejari Tanjung Perak Jangan Diam, AMI Minta Kepastian Hukum atas Dugaan Sunat Dana Reses DPRD Surabaya*

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Surabaya -lingkaran polri.id

Penanganan dugaan pemangkasan dana reses yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Tanjung Perak hingga kini masih menjadi tanda tanya. Meski sejumlah pihak, termasuk saksi-saksi yang dianggap mengetahui perkara tersebut, telah dipanggil dan dimintai keterangan, perkembangan kasus tersebut belum juga diumumkan kepada publik.

 

Sorotan itu datang dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, yang juga merupakan pelapor dalam perkara dugaan pemangkasan dana reses DPRD Kota Surabaya.

 

Baihaki mempertanyakan sejauh mana progres penanganan laporan yang telah disampaikan kepada aparat penegak hukum tersebut.

Menurut Baihaki, seluruh proses awal yang diperlukan dalam penanganan laporan telah dilakukan oleh pihak kejaksaan, termasuk pemanggilan sejumlah pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam dugaan penyimpangan anggaran reses.

 

Namun hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai hasil maupun tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut.

 

“Sebagai pelapor, saya mempertanyakan sejauh mana perkembangan laporan yang kami sampaikan. Setahu kami, saksi-saksi kunci sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Namun sampai sekarang belum ada penjelasan kepada publik mengenai progres penanganannya,” ujar Baihaki, Rabu (10/6).

 

Ia menegaskan bahwa perkara tersebut menyangkut penggunaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat, sehingga penanganannya harus dilakukan secara serius, profesional, dan transparan.

 

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui apakah dugaan pemangkasan dana reses tersebut terbukti atau tidak berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

 

Baihaki juga mengingatkan bahwa lambannya informasi terkait perkembangan kasus dapat menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Karena itu, ia meminta Kejaksaan Negeri Tanjung Perak memberikan kepastian mengenai status penanganan laporan tersebut.

 

“Kami tidak ingin muncul persepsi negatif di masyarakat. Karena itu kami berharap Kejari Tanjung Perak dapat menyampaikan perkembangan perkara ini secara terbuka. Jika memang ditemukan unsur pelanggaran, proses hukum harus dilanjutkan,” tegasnya.

 

AMI menilai dugaan pemangkasan dana reses merupakan persoalan serius karena berkaitan langsung dengan hak masyarakat dalam kegiatan penyerapan aspirasi yang dibiayai oleh anggaran daerah.

 

“Kami tidak akan berhenti mengawal kasus ini. Laporan sudah kami sampaikan, saksi-saksi sudah diperiksa. Sekarang publik menunggu keberanian aparat penegak hukum khususnya Kejaksaan Negeri Tanjung Perak untuk menyampaikan hasil dan langkah selanjutnya. Jangan sampai kasus yang menyangkut hak rakyat ini menguap tanpa kejelasan,” pungkas Baihaki.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Perak terkait perkembangan terbaru penanganan laporan dugaan pemangkasan dana reses yang dilaporkan oleh Ketua Umum DPP AMI tersebut.

Tarmadi Kohtier

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TERANG BENDERANG! 30 Tiang Listrik Berdiri di Simpang Tiga, ULP PLN Cabang Panton Labu Disambut Hangat Warga
Jelang Pengesahan Anggota Baru, PSHT Pusat Madiun ikuti deklarasi damai di Polresta Kediri bersama Perguruan Silat Se Kediri Raya
Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Bagikan Benih Jagung Bhayangkara kepada Petani
Aliansi Madura Indonesia Datangi Kantor DPD PAN, Soroti Dugaan Pemotongan Anggaran Reses dan Desak Audit
VIRAL! Aliansi Gerakan Rakyat Indonesia Desak Kasus AJ dan Irza Dituntaskan, Kapolrestabes Palembang Tegaskan: “Polisi Milik Semua Masyarakat”
Husni Tamrin “Cetak Kader Umat”: 100 Calon Petugas Jenazah dari 25 Masjid Pangkalan Kerinci Dilatih di Rumah Dinas
PSHT Cabang Magetan Pusat Madiun Gelar Tes Jago tahun 2026
Pemilihan RT 01/02/03/04 /05 RW 03 Dusun Ngepeh Desa Ngepeh berjalan lancar Sesuai Harapan warga.

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:03 WIB

Kejari Tanjung Perak Jangan Diam, AMI Minta Kepastian Hukum atas Dugaan Sunat Dana Reses DPRD Surabaya*

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:12 WIB

TERANG BENDERANG! 30 Tiang Listrik Berdiri di Simpang Tiga, ULP PLN Cabang Panton Labu Disambut Hangat Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:34 WIB

Jelang Pengesahan Anggota Baru, PSHT Pusat Madiun ikuti deklarasi damai di Polresta Kediri bersama Perguruan Silat Se Kediri Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:16 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Bagikan Benih Jagung Bhayangkara kepada Petani

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:15 WIB

Aliansi Madura Indonesia Datangi Kantor DPD PAN, Soroti Dugaan Pemotongan Anggaran Reses dan Desak Audit

Berita Terbaru

NASIONAL

Kasus Dugaan Kekerasan di Dusun Ras Masuki Tahap Penyidikan.

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:30 WIB