PELALAWAN – LINGKARAN POLRI.ID
Jalur tikus di Jalan Lintas Bono, Teluk Meranti kembali terbongkar. Tim Gabungan Gakkum KLHK Seksi Wilayah II Sumatra Wilayah Riau mengamankan dua truk bermuatan kayu olahan yang diduga kuat hasil pembalakan liar dari Suaka Margasatwa Kerumutan, Jumat 24 Juli 2026.
Truk bernopol BM 9926 NU jenis Coldiesel Canter dan BM 9349 AC jenis Isuzu langsung digelandang. Satu truk Canter beserta dua sopirnya sudah tiba di Pekanbaru. Satu truk Isuzu putih masih tertahan di lokasi karena rem blong.
” Dua unit truk telah kami amankan. Satu unit sudah tiba di Pekanbaru beserta dua orang sopir juga turut diamankan. Sedangkan satu unit masih mengalami trouble rem blong,” kata petugas Gakkum LHK Kamiko, yang akrab disapa Pak UL.
Seluruh barang bukti kini ditahan di Kantor Gakkum LHK Riau untuk penyidikan. Operasi ini disebut bagian dari patroli rutin yang mendapat atensi langsung dari pusat.
Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara, Agus Flores, mengapresiasi langkah cepat Gakkum LHK. Tapi ia menuntut proses hukum tidak dipotong.
” Kami mengapresiasi Gakkum LHK Sumatra II yang tidak tinggal diam. Jalan Lintas Bono Teluk Meranti selama ini memang diduga menjadi jalur keluar masuk kayu ilegal dari kawasan Kerumutan,” tegas Agus, Jakarta 25/07/2026.
PW FRN mendesak 4 langkah konkret:
1. Usut Tuntas Jaringan: Kejar pemilik kayu, pemilik truk, dan penadah. Jangan cuma jadikan sopir sebagai tumbal
2. Terapkan UU P3H dan UU KSDAE: Jerat dengan UU No. 18 Tahun 2013 tentang P3H dan UU No. 5 Tahun 1990 tentang KSDAE
3. Sita Barang Bukti: Rampas truk dan kayu untuk negara
4. Perkuat Patroli Gabungan: Gakkum LHK, BBKSDA Riau, dan Polres Pelalawan harus rutin menyisir titik rawan SM Kerumutan
” SM Kerumutan adalah kawasan konservasi dan habitat gajah serta harimau sumatra. Kalau penegakan hukum hanya menyasar di bawah, maka pembalakan liar tidak akan pernah selesai,” ujar Agus.
” Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap negara hilang,” pungkasnya.
SM Kerumutan seluas ±120 ribu hektare adalah paru-paru terakhir Riau dan rumah bagi satwa dilindungi. Jalan Lintas Bono yang memotong kawasan penyangga sudah lama dicurigai jadi arteri distribusi kayu ilegal.
Penindakan kali ini jadi ujian. Apakah negara berani membongkar jaringan di atasnya, atau kasus ini lagi-lagi mentok di sopir dan kayu yang disita.
Editor : Zurwanto







