Suka Makmue- Lingkaran Polri. Id” Satu unit rumah milik Nur Cahaya (73), yang akrab disapa Mak Sudir, di Dusun Panterawa, Desa Lueng Keube Jagat, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, ludes dilalap si jago merah pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 00.12 WIB dini hari ” Kamis 22 Oktober 2026
Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.
Akibat peristiwa itu, rumah beserta sejumlah harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan. Barang-barang yang ikut terbakar antara lain satu unit sepeda motor Honda Vario, satu unit sepeda motor Yamaha Aerox, satu unit kulkas, satu unit kipas angin, peralatan dapur, lemari, serta ranjang tidur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga setempat sempat berupaya memadamkan kobaran api secara manual dengan menyiramkan air menggunakan timba. Tidak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Namun, api telah terlanjur membesar sehingga rumah korban rata dilalap si jago merah.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan warga, terutama terkait kebutuhan sarana pemadam kebakaran yang memadai di Kecamatan Tripa Makmur. Warga menilai keberadaan mobil damkar yang dapat menjangkau lokasi dengan cepat sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan kerugian masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui dinas terkait segera mengambil langkah nyata dengan menyediakan setidaknya satu unit mobil pemadam kebakaran khusus untuk Kecamatan Tripa Makmur.
Menurut harapan masyarakat, keberadaan armada damkar yang siaga di wilayah tersebut akan sangat membantu mempercepat penanganan kebakaran, mengingat dalam situasi darurat setiap menit sangat berarti untuk menyelamatkan rumah, harta benda, bahkan nyawa manusia.
Jangan sampai masyarakat kembali mengalami kerugian besar akibat kebakaran yang sulit ditangani karena keterbatasan sarana. Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan mobil damkar khusus untuk Kecamatan Tripa Makmur agar petugas bisa bergerak lebih cepat ketika terjadi musibah” demikian harapan warga.
Masyarakat juga berharap pemerintah tidak hanya memberikan perhatian setelah musibah terjadi, tetapi turut memperkuat upaya pencegahan melalui kesiapsiagaan petugas, pemeriksaan peralatan, serta edukasi keselamatan listrik kepada masyarakat.
Musibah yang menimpa Mak Sudir menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran, khususnya di wilayah yang membutuhkan waktu tempuh lebih panjang untuk mendapatkan pelayanan pemadam kebakaran.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mengevaluasi jangkauan pelayanan damkar, mempertimbangkan penempatan armada di Kecamatan Tripa Makmur, serta memastikan bantuan bagi korban sesuai dengan hasil pendataan dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, masyarakat mengimbau warga lainnya agar rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak aman, serta memastikan peralatan listrik dalam kondisi baik guna mengurangi risiko kebakaran.
Warga berharap musibah yang dialami Mak Sudir menjadi perhatian bersama agar penanganan kebakaran di Kabupaten Nagan Raya semakin cepat, tanggap, dan merata, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi.
Editor : Kaperwil NAD Lingkaran Polri” Ainon
Hak Cipta







