Rumah Nur Cahaya (73) di Desa Lueng Keube Jagat Ludes Terbakar, Warga Harapkan Mobil Damkar Khusus Tripa Makmur

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue- Lingkaran Polri. Id” Satu unit rumah milik Nur Cahaya (73), yang akrab disapa Mak Sudir, di Dusun Panterawa, Desa Lueng Keube Jagat, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, ludes dilalap si jago merah pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 00.12 WIB dini hari ” Kamis 22 Oktober 2026

Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.

Akibat peristiwa itu, rumah beserta sejumlah harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan. Barang-barang yang ikut terbakar antara lain satu unit sepeda motor Honda Vario, satu unit sepeda motor Yamaha Aerox, satu unit kulkas, satu unit kipas angin, peralatan dapur, lemari, serta ranjang tidur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga setempat sempat berupaya memadamkan kobaran api secara manual dengan menyiramkan air menggunakan timba. Tidak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Namun, api telah terlanjur membesar sehingga rumah korban rata dilalap si jago merah.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan warga, terutama terkait kebutuhan sarana pemadam kebakaran yang memadai di Kecamatan Tripa Makmur. Warga menilai keberadaan mobil damkar yang dapat menjangkau lokasi dengan cepat sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan kerugian masyarakat.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui dinas terkait segera mengambil langkah nyata dengan menyediakan setidaknya satu unit mobil pemadam kebakaran khusus untuk Kecamatan Tripa Makmur.

Menurut harapan masyarakat, keberadaan armada damkar yang siaga di wilayah tersebut akan sangat membantu mempercepat penanganan kebakaran, mengingat dalam situasi darurat setiap menit sangat berarti untuk menyelamatkan rumah, harta benda, bahkan nyawa manusia.

Jangan sampai masyarakat kembali mengalami kerugian besar akibat kebakaran yang sulit ditangani karena keterbatasan sarana. Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan mobil damkar khusus untuk Kecamatan Tripa Makmur agar petugas bisa bergerak lebih cepat ketika terjadi musibah” demikian harapan warga.

Masyarakat juga berharap pemerintah tidak hanya memberikan perhatian setelah musibah terjadi, tetapi turut memperkuat upaya pencegahan melalui kesiapsiagaan petugas, pemeriksaan peralatan, serta edukasi keselamatan listrik kepada masyarakat.

Musibah yang menimpa Mak Sudir menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran, khususnya di wilayah yang membutuhkan waktu tempuh lebih panjang untuk mendapatkan pelayanan pemadam kebakaran.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mengevaluasi jangkauan pelayanan damkar, mempertimbangkan penempatan armada di Kecamatan Tripa Makmur, serta memastikan bantuan bagi korban sesuai dengan hasil pendataan dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, masyarakat mengimbau warga lainnya agar rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak aman, serta memastikan peralatan listrik dalam kondisi baik guna mengurangi risiko kebakaran.

Warga berharap musibah yang dialami Mak Sudir menjadi perhatian bersama agar penanganan kebakaran di Kabupaten Nagan Raya semakin cepat, tanggap, dan merata, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi.

Editor : Kaperwil NAD Lingkaran Polri” Ainon
Hak Cipta

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan melalui Gotong Royong dan Penanaman Pohon
Jumat Keliling di Masjid Al Ishlah, Polres Langkat Berikan Tali Asih dan Ajak Warga Cegah Perundungan
Minggu Kedua Jumat Keliling, Polres Selayar Ajak Warga Bersama Perangi Narkoba dan Judi Online
Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Aceh Gelar pisah sambut Danyon
WARGA DUSUN SETIA BUDI DESA KABU TEGASKAN KOMITMEN INGIN BERDIRI SENDIRI: PEMBANGUNAN JEMBATAN GANTUNG BUKAN ALASAN UNTUK MENGUBAH PENDIRIAN KAMI.
Pembangunan Lening di Simpang Lamie Disorot, Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Tanpa Papan Informasi
AGUS WARSIDI ,Menghadiri Rapat Paripurna DPRD, HUT Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke 27
Polres Nagan Raya Buka Pendaftaran Aplikasi PERLINSOS Melalui Seluruh Polsek, Kapolres Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan melalui Gotong Royong dan Penanaman Pohon

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Jumat Keliling di Masjid Al Ishlah, Polres Langkat Berikan Tali Asih dan Ajak Warga Cegah Perundungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Minggu Kedua Jumat Keliling, Polres Selayar Ajak Warga Bersama Perangi Narkoba dan Judi Online

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Aceh Gelar pisah sambut Danyon

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Pembangunan Lening di Simpang Lamie Disorot, Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Tanpa Papan Informasi

Berita Terbaru