Adeng Hudaya : Jangan Lengah, Di Musim Hujan, Potensi Kebakaran Harus Diwaspadai

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MLp.id– Bekasi- Memasuki bulan September sampai bulan Desember biasanya cuaca lebih mendung dan cenderung lebih sering hujan, dan dikenal dengan musim hujan, karena Intensitas curah hujan yang tinggi, durasi waktu turunnya hujan yang lama, maka angin yang bertiup kencang, dan petir dapat berpotensi membahayakan keselamatan manusia. Kemudian hal tersebut juga dapat mengakibatkan potensi bencana seperti banjir, puting beliung, dan sambaran petir. Minggu 05/10/2024.

 

Adeng Hudaya Kepala Dinas Damkar Kab Bekasi kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada akan bahaya kebakaran. Sebab meskipun di musim penghujan, kebakaran tetap bisa terjadi karena kelalaian manusia akibat korsleting listrik, dan kebocoran petir dan Sambaran petir.

 

Untuk itu, Adeng menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab Bekasi untuk berhati-hati saat berkendara dan hindari jalanan yang tergenang air;  menghindari berenang atau bermain air di kali, sungai, atau tempat-tempat yang berarus deras dan di tanah lapang ketika hujan deras, menghindari berteduh di bawah pohon, instalasi atau tiang listrik, pastikan mengecek instalasi dan peralatan listrik yang sesuai standar,  pastikan kompor, gas, dan peralatan memasak telah aman, pastikan memangkas pohon yang mengenai kabel udara, serta selalu ingat untuk mengutamakan keselamatan pribadi dan masyarakat di sekitar kita selama musim penghujan.

 

“Jika terjadi situasi darurat, segera hubungi Damkar Kab. Bekasi. Melalui Nomor Telepon Hotline Damkar yg ada di Masing masing Pos Damkar, ” Ujar Adeng Hudaya.

 

Adeng berharap dan berdoa agar semoga kita terhindar dari segala macam bahaya,  potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kabupaten Bekasi. Maka itu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap bahaya kebakaran yang kerap dipicu oleh korsleting listrik dan kelalaian dalam penggunaan sumber api.

 

“Pada musim hujan memang intensitas kebakaran biasanya menurun, namun harus tetap waspada, karena potensi konsleting listrik sering terjadi di musim hujan, periksa kembali instalasi listrik, hindari kabel yang rusak, jika terjadi konsleting listrik segera matikan meteran listrik, dan jika terjadi kebakaran segera hubungi Damkar terdekat, ” Ujar Adeng Hudaya.

 

Kembali Adeng mengingatkan bahwa korsleting listrik menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran. Untuk itu, masyarakat diimbau agar secara berkala memeriksa instalasi listrik dan berkonsultasi dengan pihak PLN guna memastikan kelayakan sistem kelistrikan di rumah masing-masing.

 

Selain upaya pemadaman, Damkar juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting mengingat sebagian besar insiden kebakaran dapat dicegah apabila masyarakat memiliki pengetahuan dasar terkait penanganan potensi bahaya.

 

“Hal-hal sederhana seperti penanganan kebocoran gas elpiji pada kompor seringkali belum dipahami dengan benar oleh masyarakat. Ini menjadi fokus edukasi kami,” tambahnya.

 

Saat ini, Damkar Kabupaten Bekasi mengoperasikan sebanyak 17 unit armada pemadam kebakaran yang tersebar di 9 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Damkar. Pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan kawasan industri, seperti Deltamas, dalam rangka memperkuat penanggulangan kebakaran. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Antisipasi Aksi Balap Liar Premanisme dan Knalpot Brong,Tim UKL Polres Langkat Laksanakan Patroli Malam
Lewati Batas Waktu, Warga Desa Air Lesing Desak Percepatan PAW Kades dan Nyatakan Siap Swadaya
800 TAHUN BERLALU KASIH SAYANG PADA WARISAN LELUHUR TAK PERNAH PUDAR  MALAM PERDANA MILAD SAMUDRA PASAI BERGEMA MENGGEMA, SELURUH LAPANGAN DEPAN KANTOR BUPATI ACEH UTARA BERGUNCANG SEMANGAT!
Warga Menjerit Pertalite Di tingkat Eceran Tembus 15 Ribu Perliter, Solar10 Ribu SPBU Di Duga Dikuasai Pengerit Minyak
Kasat Lantas Polres Nagan Raya Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Seunagan, Tekankan Pelajar Sadar Hukum dan Tertib Berlalu Lintas
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas
Debit Air Naik hingga 50 Sentimeter, Polsek Tanjung Pura Gerak Cepat Pantau Warga Terdampak Banjir
SD Negeri Krueng Seumanyam Dapat Program Revitalisasi Gedung, Anggaran Rp.941,831.044 Juta

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:18 WIB

Antisipasi Aksi Balap Liar Premanisme dan Knalpot Brong,Tim UKL Polres Langkat Laksanakan Patroli Malam

Selasa, 8 September 2026 - 07:24 WIB

Lewati Batas Waktu, Warga Desa Air Lesing Desak Percepatan PAW Kades dan Nyatakan Siap Swadaya

Selasa, 8 September 2026 - 02:18 WIB

800 TAHUN BERLALU KASIH SAYANG PADA WARISAN LELUHUR TAK PERNAH PUDAR  MALAM PERDANA MILAD SAMUDRA PASAI BERGEMA MENGGEMA, SELURUH LAPANGAN DEPAN KANTOR BUPATI ACEH UTARA BERGUNCANG SEMANGAT!

Senin, 7 September 2026 - 22:57 WIB

Warga Menjerit Pertalite Di tingkat Eceran Tembus 15 Ribu Perliter, Solar10 Ribu SPBU Di Duga Dikuasai Pengerit Minyak

Senin, 7 September 2026 - 20:04 WIB

Kasat Lantas Polres Nagan Raya Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Seunagan, Tekankan Pelajar Sadar Hukum dan Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru