Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak – Lingkaran Polri.Id

Polda Riau menerjunkan drone pemadam api untuk pertama kalinya menangani kebakaran hutan dan lahan di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Senin (7/9/2026). Teknologi ini mampu mendeteksi titik api sekaligus melakukan pemadaman langsung dari udara, sehingga penanganan Karhutla menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

Kepala Biro Logistik Polda Riau Kombes Imran Amir mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya mengerahkan dua jenis drone dengan fungsi berbeda. Drone Surveillance digunakan untuk memindai dan memetakan lokasi kebakaran dari udara. Setelah titik api teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter.

“Kami menggunakan Drone Surveillance untuk mendeteksi titik api dan memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter,” ujar Imran di Pekanbaru, Selasa (8/9/2026).

Selain dua drone operasional itu, tim juga membawa DJI Mavic 3 untuk mendokumentasikan proses penanganan melalui foto dan video udara. Dokumentasi ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan laporan penanganan Karhutla.

Imran menyebut, teknologi drone sangat membantu personel di lapangan. Dengan pantauan udara, tim bisa melihat sebaran api lebih luas dan menjangkau titik-titik yang sulit dijangkau secara manual.

“Drone dapat membantu mendeteksi keberadaan api, melihat situasi dari udara, kemudian mendukung pemadaman pada titik yang telah teridentifikasi,” jelasnya.

Dalam kegiatan di Dayun tersebut, Biro Logistik Polda Riau menerjunkan 7 personel khusus untuk mengoperasikan seluruh perangkat drone.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi menambahkan, penggunaan drone merupakan bagian dari strategi Polda Riau dalam memperkuat penanggulangan Karhutla. Menurutnya, kecepatan informasi dari udara harus diimbangi dengan kerja personel di darat.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Teknologi membantu kita mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, tetapi tetap terintegrasi dengan kerja personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan di darat,” kata Akmadi.

Ia menegaskan Polda Riau akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla. Patroli, deteksi dini, penguatan personel, dan optimalisasi peralatan teknologi akan dimaksimalkan agar setiap potensi kebakaran bisa ditangani sebelum meluas.

Di akhir pernyataannya, Akmadi juga mengimbau masyarakat Riau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwenang apabila menemukan titik api di lingkungannya.

Pengerahan drone pemadam ini menjadi bukti bahwa Polda Riau mulai mengandalkan teknologi untuk menghadapi Karhutla yang setiap tahun menjadi ancaman di Riau, khususnya saat musim kemarau.

Facebook Comments Box

Editor : Zurwanto

Berita Terkait

Maulid Keliling Kampung 13: Bumi Mengering, Sholawat Menggema di Pelalawan
Pimpin Apel Pagi, Waka Polres Selayar Minta Para PJU dan Seluruh Personel Komitmen Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab
Dugaan Persetubuhan Anak di Rupat, Keluarga Minta Kasus Diusut
Perwakilan Warga Datangi AJPLH Pelalawan, Tuntut Pemeriksaan Menyeluruh dan Akan Gelar Aksi Massa
SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: “Jawab Ketakutan dengan Pembatasan Pintar!” 
Gelora Kemerdekaan Tak Padam: Dusun Tanggungan Tampil Spektakuler dalam Gebyar Karnaval Desa Balongrejo
Usai Antar Penumpang ke Nganjuk, Driver Taksi Online Diduga Bawa Kabur Perhiasan
Bocah 2 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:08 WIB

Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara

Senin, 7 September 2026 - 21:54 WIB

Maulid Keliling Kampung 13: Bumi Mengering, Sholawat Menggema di Pelalawan

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Persetubuhan Anak di Rupat, Keluarga Minta Kasus Diusut

Senin, 7 September 2026 - 06:38 WIB

Perwakilan Warga Datangi AJPLH Pelalawan, Tuntut Pemeriksaan Menyeluruh dan Akan Gelar Aksi Massa

Minggu, 6 September 2026 - 22:23 WIB

SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: “Jawab Ketakutan dengan Pembatasan Pintar!” 

Berita Terbaru