Tapaktuan Kembali Diterjang Banjir, Mobil Kabin Masuk Parit, Longsor Mengancam — Warga Harap Pemerintah Pusat Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue- Lingkaran Polri. Id” Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di . Hujan dengan intensitas tinggi tidak hanya menyebabkan genangan air, tetapi juga memicu longsor di sejumlah titik yang mengganggu aktivitas dan mengancam keselamatan masyarakat” Rabu 16 September 2026

Dalam kejadian tersebut, sebuah mobil kabin dilaporkan masuk ke dalam parit akibat kondisi jalan yang terdampak banjir. Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga, terutama pengguna jalan yang harus melintasi kawasan rawan banjir dan longsor.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius masyarakat. Banjir dan longsor yang kembali terjadi dinilai membutuhkan penanganan yang tidak sekadar bersifat sementara, tetapi juga solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana yang terus berulang.

Masyarakat berharap pemerintah pusat tidak hanya melihat persoalan ini sebagai bencana musiman, tetapi memberikan perhatian nyata terhadap kondisi infrastruktur dan penanganan kawasan rawan bencana di Aceh Selatan.

Warga berharap pemerintah pusat bersama pemerintah daerah segera melakukan pemetaan titik rawan, memperbaiki saluran dan badan jalan yang terdampak, memperkuat tebing di kawasan rawan longsor, serta memastikan jalur transportasi masyarakat tetap aman.

“Harapan kami pemerintah benar-benar turun tangan. Jangan sampai setiap banjir dan longsor masyarakat kembali menjadi korban. Yang dibutuhkan bukan hanya bantuan setelah bencana, tetapi juga pencegahan dan pembangunan yang mampu mengurangi risiko ke depan,” menjadi harapan masyarakat.

Masyarakat juga meminta instansi terkait meningkatkan kesiapsiagaan, terutama ketika curah hujan tinggi, serta memberikan informasi dan peringatan dini kepada warga yang tinggal maupun melintas di kawasan rawan.

Bencana kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan hadir dengan langkah konkret agar persoalan banjir dan longsor di wilayah Tapaktuan tidak terus berulang tanpa penyelesaian yang menyeluruh.

Editor : Ainon
Hak Cipta

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua KI Muhammad Nefos Dorong: Peningkatkan Kualitas Penyediaan Informasi Kepada Masyarakat.
Di Penghujung Usia, M. Gade dan Istri Bertahan di Rumah Rapuh, Menanti Uluran Perhatian
Polres Langkat Tingkatkan Patroli KRYD Dini Hari, Cegah Geng Motor hingga Premanisme
AKBP Muhammad Taufiq Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Kapolres Lama AKBP Benny Bathara
KONDISI AIR SUNGAI ARAKUNDO DAN BENDUNGAN JAMBO AYE , KETINGGIAN MASIH DI ANGKA 220, TIDAK ADA KENAIKAN SEJAK 2 JAM LALU, MASYARAKAT DIMOHON TETAP TENANG DAN TIDAK PERLU PANIK
Sejumlah SPBU Masih Terdapat Antrean BBM, Polres Selayar Tetap Lakukan Pengamanan
Pisah Sambut Kapolres Nagan Raya Diawali Peusijuek, AKBP Muhammad Taufiq Terima Tongkat Estafet Kepemimpinan
Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Curat, Empat Pelaku Diamankan*

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:58 WIB

Ketua KI Muhammad Nefos Dorong: Peningkatkan Kualitas Penyediaan Informasi Kepada Masyarakat.

Jumat, 18 September 2026 - 11:35 WIB

Di Penghujung Usia, M. Gade dan Istri Bertahan di Rumah Rapuh, Menanti Uluran Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 23:37 WIB

Polres Langkat Tingkatkan Patroli KRYD Dini Hari, Cegah Geng Motor hingga Premanisme

Kamis, 17 September 2026 - 17:08 WIB

KONDISI AIR SUNGAI ARAKUNDO DAN BENDUNGAN JAMBO AYE , KETINGGIAN MASIH DI ANGKA 220, TIDAK ADA KENAIKAN SEJAK 2 JAM LALU, MASYARAKAT DIMOHON TETAP TENANG DAN TIDAK PERLU PANIK

Kamis, 17 September 2026 - 14:31 WIB

Sejumlah SPBU Masih Terdapat Antrean BBM, Polres Selayar Tetap Lakukan Pengamanan

Berita Terbaru