Suka Makmue- Lingkaran Polri. Id” Tingginya curah hujan mengakibatkan banjir kembali menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Kecamatan Tripa Makmur, dengan ketinggian air mencapai satu meter di sejumlah permukiman warga” 26 Oktober 2026
Berdasarkan pantauan Media Nasional Lingkaran Polri/Mitra Mabes di lapangan, kondisi banjir di beberapa desa menunjukkan ketinggian air yang bervariasi, baik di halaman maupun di dalam rumah penduduk. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama apabila curah hujan kembali meningkat dan menyebabkan banjir susulan.
Di Desa Ujung Krueng, ketinggian air di halaman rumah warga mencapai sekitar satu meter, sedangkan air yang masuk ke dalam rumah mencapai kurang lebih 50 Cm.
Sementara itu, kondisi lebih mengkhawatirkan dilaporkan terjadi di Desa Mon Dua. Ketinggian air yang masuk ke dalam rumah warga bahkan mencapai sekitar satu meter.
Banjir juga menggenangi badan jalan di sejumlah desa. Seperti di Desa Neumbuk Yee PP, ketinggian air di atas jalan berkisar 30–40 sentimeter. Adapun di Desa Pasie Keubedom, air yang menggenangi badan jalan mencapai sekitar 40–50 sentimeter.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan arus transportasi setempat. Warga yang hendak melintasi ruas jalan terdampak diimbau agar berhati-hati, mengingat genangan air dapat menyulitkan pengendara dalam memperkirakan kondisi permukaan jalan.
Menyikapi kondisi banjir yang kembali melanda kecamatan Tripa Makmur, Camat Nasruddin, S.Pd., mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan.
Ia mengingatkan warga, khususnya yang bermukim di daerah rawan banjir, agar terus memantau perkembangan ketinggian air dan kondisi cuaca di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga diharapkan segera mengamankan barang-barang berharga, dokumen penting, serta peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi. Warga yang memiliki anak-anak, lanjut usia, dan anggota keluarga yang membutuhkan bantuan khusus diminta memberikan perhatian lebih terhadap keselamatan mereka.
Banjir yang kembali melanda sejumlah desa di Kecamatan Tripa Makmur menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan, memantau perkembangan kondisi di lapangan, serta mengambil langkah penanganan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Selain itu, koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, petugas penanggulangan bencana, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.
Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Apabila ketinggian air terus meningkat dan mengancam permukiman, masyarakat diharapkan segera menuju tempat yang lebih aman serta mengikuti arahan petugas setempat.
Masyarakat juga diimbau tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang apabila kondisi dinilai membahayakan.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat terus memantau perkembangan banjir serta memberikan bantuan apabila diperlukan, terutama bagi masyarakat yang rumahnya telah dimasuki air.
Penanganan yang cepat, koordinasi yang baik, dan kesiapsiagaan seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk meminimalkan risiko serta mencegah jatuhnya korban akibat banjir.
Media Nasional Lingkaran Polri/Mitra Mabes — menyajikan informasi berdasarkan pantauan lapangan demi kepentingan masyarakat.
Editor: Kaperwil NAD Lingkaran Polri ” Ainon
Hak Cipta







