Suka Makmue- Lingkaran Polri. Id” Surya (41 ) Warga miskin yang tidak memiliki rumah layak huni, dia tinggal di rumah bentuk gudang, kebetulan pada Sabtu pukul 16. 00 wib gudang tempat tinggal milik Surya tumbang, karena angin kencang, kebetulan pada hari Jumat media lingkaran polri lewan hendak menuju ke desa simpang deli Gampong, kebetulan terlihat orang sedang kumpulin seng, lalu lingkaran polri berhenti dan menanyakan ada apa, jawab pemilik tumbang kemaren sore karena angin kencang Bu” Kata Surya pemilik gudang” Minggu 19 April 2025
Kemudian Kaperwil Aceh lingkaran Polri menghubungi kepala desa di tanya dimana pak Kecik, saya di merah putih jawab Kecik , lalu ditanya apa nggak tau pak Kecik rumah warga pak Kecik timbang karena angin, nggak tau karena Kadus nggak kasih tau kesaya, tapi nggak apa biar saya suruh Kadus kesitu, selang beberapa menit datang Kadus dengan arogan Hinga sampai cekcok mulut, hingga terbongkarlah bahwa Kadus ada ambil uang Rp 300 Ribu, Dangan alasan bahwa akan turun rumah bantuan bila rumah itu tidak turun uang itu akan di kembalikan ,namun sayang hingga kini uang tak di kembalikan rumahpun tak ada ,
Eronisnya lagi SMS pak Kecik menyatakan itu bukan rumah melainkan gudang dan itupun orang pendatang, Surya sejak tahun 2014 sudah resmi menjadi penduduk Karang Anyar kok harus melapor lagi, berdasarkan peraturan kependudukan ( Permendagri No 108 tahun 2019 dan Perpres 96 tahun 2018 , warga yang sudah terdaftar memiliki KTP/ KK dalam satu desa / kelurahan tidak wajib melapor lagi secara Administratif kependudukan.
Jika sebuah gudang tempat penyimpan barang bekas dijadikan tempat tinggal oleh warga miskin statusnya menjadi mixed, use ( pungsi campuran) informal atau lebih tepatnya hunian tidak layak.apalagi pemimilik gudang yang tumbang karena angin memang tidak memiliki tempat tinggal lain, terkadang pekerjaannya jualan keliling dimana ada tempat pesta, kenduri kuburan, acara maulid nabi,dan acaran pasar malam jika ada, baru- baru mereka mendapatkan bantuan dari Baitul mal yang di urus oleh Ainon Kaperwil lingkaran polri. Anehnya berita fakta malah di tuding Hoax Nauzubillah minzaliq.
Editor : Ainon/ Aspi











