LEWATI BATAS ADAT! Desakan Sanksi Adat untuk Polda Sitanggang Menggema di Riau

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Pekanbaru –  Lingkaran Polri.Id

Marwah Adat Melayu Riau kembali diguncang. Aksi Polda Sitanggang yang memamerkan minuman diduga tuak di atas jalur Pacu Jalur dan diduga menghina tokoh masyarakat Kuantan Singingi memicu kemarahan luas. Kini desakan agar LAM Riau menjatuhkan sanksi adat semakin menguat.

Kasus yang bermula pada 21 Agustus 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan itu tidak berhenti di permintaan maaf. Video baru yang beredar 26 Agustus 2026 justru menunjukkan dugaan penghinaan berulang, hingga masyarakat menuntut pertanggungjawaban nyata, bukan sekadar kata maaf.

Polemik meledak setelah video viral memperlihatkan Polda Sitanggang membawa minuman yang diduga tuak di atas jalur saat perhelatan Pacu Jalur Kuantan Singingi. Bagi masyarakat Melayu, jalur bukan sekadar arena lomba. Itu panggung adat, tempat marwah dijunjung.

Dua hari kemudian, 22-23 Agustus 2026, Polda Sitanggang bersama Ketua Pemuda Batak Kuansing muncul dan meminta maaf. Alasannya klasik: “tidak tahu aturan adat”.

Namun api belum padam. Pada 26 Agustus 2026 muncul video lain. Kali ini, Polda Sitanggang diduga menghina tokoh masyarakat bernama Darwis sambil tetap mengonsumsi tuak di kampung halamannya. Dari sinilah narasi bergeser. Ini bukan lagi soal ketidaktahuan. Ini soal pelecehan.

“Masyarakat sudah geram. Ini bukan soal pribadi. Ini soal marwah adat Melayu Riau,” tulis narasi yang beredar luas di media sosial bersama poster kecaman.

Tekanan kini mengarah ke Lembaga Adat Melayu Riau. Warga menuntut dua langkah tegas:

1. Terbitkan Warkah Amaran: Peringatan resmi adat sebagai bentuk teguran keras.
2. Larangan masuk Bumi Lancang Kuning: Mendesak agar Polda Sitanggang dilarang datang ke Riau sampai ada penyelesaian adat yang patut dan tanggung jawab yang jelas.

Tuntutan itu menggemakan falsafah lama: Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Artinya, siapa pun yang datang ke tanah Melayu wajib menghormati adat dan hukum setempat.

Pacu Jalur bukan sekadar atraksi wisata. Selama berabad-abad ia menjadi simbol identitas, kebersamaan, dan kedaulatan budaya Kuantan Singingi. Menodainya sama dengan menantang nilai yang dipegang teguh masyarakat.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari LAM Riau maupun Polda Sitanggang terkait desakan terbaru ini. Namun satu hal pasti: kesabaran masyarakat sudah di ujung tanduk.

Dan pesannya jelas, terpampang besar di poster protes: ADAT MELAYU TIDAK UNTUK DILECEHKAN.!

Facebook Comments Box

Editor : Zurwanto

Berita Terkait

Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro
Beda Perlakuan Kasus Kuansing: Saat Pengeroyokan Berdarah Diabaikan, Kasus Medsos Dikejar hingga Samosir
Kurang Dua Jam, Polres Nganjuk Amankan Pria yang Diduga Terlibat Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak
Empat Proyek Jalan Bernilai Miliaran Disorot, AJAR Desak Kejari Pelalawan Tindaklanjuti Dugaan Penggelembungan Anggaran
Dugaan Limbah Hitam Pekat Mengalir ke Sungai Kerumutan, PKS PT Karya Panen Terus Diminta Diperiksa
Satu Jaringan Sabu dan Pil Dobel L Terbongkar, Tiga Orang Diamankan Polres Nganjuk

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:31 WIB

LEWATI BATAS ADAT! Desakan Sanksi Adat untuk Polda Sitanggang Menggema di Riau

Jumat, 4 September 2026 - 21:16 WIB

Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro

Jumat, 4 September 2026 - 18:31 WIB

Beda Perlakuan Kasus Kuansing: Saat Pengeroyokan Berdarah Diabaikan, Kasus Medsos Dikejar hingga Samosir

Jumat, 4 September 2026 - 15:42 WIB

Kurang Dua Jam, Polres Nganjuk Amankan Pria yang Diduga Terlibat Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak

Jumat, 4 September 2026 - 14:32 WIB

Empat Proyek Jalan Bernilai Miliaran Disorot, AJAR Desak Kejari Pelalawan Tindaklanjuti Dugaan Penggelembungan Anggaran

Berita Terbaru

NASIONAL

Paskibra SMAN 5 Sinjai Sukses Gelar TABE Competition Vol.1

Minggu, 6 Sep 2026 - 11:28 WIB