Suka Makmue- Lingkaran Polri. Id” Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di masjid Baiturrahim Desa Pasie Keubedom. Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri masyarakat dari empat desa serta satu pesantren, diantaranya desa Neubok Yee PK, desa Lueng Keube y, desa desa Mon Dua, desa Kabu,dan satu pesantren Nurul Fata sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW” Selasa 08 September 2026
Kegiatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepala Desa Pasie Keubedom, Aspi, mengatakan bahwa pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki tujuan yang sangat penting, khususnya dalam mengingat kembali perjuangan, akhlak, dan keteladanan Rasulullah SAW.
Menurutnya, melalui peringatan Maulid, masyarakat diharapkan semakin mencintai Rasulullah SAW dan mampu menerapkan sifat serta akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan kita melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk mengenang kelahiran Rasulullah, meningkatkan kecintaan kita kepada beliau, sekaligus menjadikan akhlak dan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan” ujar Aspi.
Aspi juga menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut mendapat antusiasme masyarakat dari berbagai desa dan satu pesantren. Menurutnya, kebersamaan seperti ini merupakan nilai yang harus terus dijaga dan dipertahankan.
Yang paling penting bukan hanya berkumpul dan mendengarkan ceramah, tetapi bagaimana setelah Maulid ini kita mampu membawa pulang nilai-nilai kebaikan dan mengamalkannya dalam kehidupan kita,” katanya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sesama, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang semakin rukun, damai dan religius.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Kehadiran masyarakat dari empat desa dan satu pesantren menjadi gambaran bahwa semangat memperingati kelahiran Rasulullah SAW mampu menyatukan masyarakat dalam satu tujuan, yakni menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Ainon
Disusun dan diterbitkan : Tim Redaksi








