Aceh —Lingkaran Polri. Id” Mantan Ketua LSM Penjara Uji Provinsi Aceh, Dani Saputra, menyampaikan kritik keras terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai program tersebut harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa” Rabu 09 September 2026
Dani menegaskan, pemerintah tidak boleh hanya mengejar target penyaluran, tetapi harus memastikan makanan yang diberikan kepada peserta didik memenuhi standar kesehatan, kebersihan, keamanan pangan, serta memiliki kandungan gizi yang sesuai.
Kalau MBG tidak memberikan manfaat dan justru berpotensi membahayakan kesehatan generasi penerus, lebih baik dihentikan atau dievaluasi secara menyeluruh. Jangan sampai niatnya baik, tetapi pelaksanaannya justru merugikan anak-anak” tegas Dani.
Menurutnya, program yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar harus dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan.
Dani juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pengadaan bahan makanan, distribusi, kualitas menu, hingga penggunaan anggaran. Ia menyebut tanpa pengawasan yang ketat, program besar seperti MBG rawan dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
MBG jangan sampai menjadi lahan korupsi. Semua proses harus terbuka dan dapat diawasi masyarakat. Uang rakyat harus kembali dalam bentuk manfaat nyata bagi rakyat,” ujarnya.
Ia meminta pemerintah dan pihak terkait tidak alergi terhadap kritik. Menurutnya, kritik masyarakat seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki program, bukan dianggap sebagai upaya menghambat kebijakan pemerintah.
Dani berharap pelaksanaan MBG ke depan benar-benar berorientasi pada kepentingan anak-anak dan masyarakat. Jika ditemukan makanan tidak layak, pengadaan bermasalah, atau dugaan penyalahgunaan anggaran, ia meminta aparat pengawasan dan penegak hukum melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Jangan korbankan generasi penerus hanya demi mempertahankan sebuah program. Kalau memang ada kekurangan, perbaiki. Kalau tidak mampu memberikan manfaat sebagaimana mestinya, pemerintah harus berani mengevaluasi, bahkan menghentikannya bila memang diperlukan” pungkas Dani.
Editor : Ainon
Hak Cipta







