DLH Pelalawan Verifikasi Ikan Mati di Sungai Kampar, Industri dan Kondisi Sungai Jadi Sorotan

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan – Lingkaranpolri.id Sebagai tindak lanjut atas kejadian ikan mati di Sungai Kampar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan menggelar press release di hadapan sejumlah awak media di kantornya, Rabu (24/12/2025).

Kepala DLH Pelalawan, Eko Novitra ST MSi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi lapangan serta uji kualitas air secara menyeluruh di wilayah Desa Sering, Kecamatan Pelalawan. Verifikasi dilakukan oleh petugas Pengawas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dengan menyusuri aliran Sungai Kampar.

“Pada saat pemeriksaan, Sungai Kampar berada dalam kondisi surut di bawah normal. Dengan kondisi tersebut, alat pemantauan kualitas air tidak dapat beroperasi secara optimal,” ujar Eko.

DLH Pelalawan kemudian melakukan pengambilan dan pengujian sampel kualitas air di sejumlah titik strategis, antara lain outfall kanal PT Adei, outfall Sungai Seingkulim, Sungai Kampar bagian hulu, outfall PT APR dan PT RAPP, kanal PT IIS dan drainase PT RAPP, Sungai Kampar bagian hilir Desa Sering, serta air limbah outlet effluent PT RAPP dan PT APR.

“Pengambilan sampel dilakukan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2014,” jelasnya.

Eko menyebutkan, kondisi surutnya Sungai Kampar secara alamiah berpotensi menurunkan kadar oksigen terlarut di perairan sehingga dapat mengganggu kehidupan biota air, termasuk menyebabkan kematian ikan. Selain itu, akumulasi berbagai aktivitas di sepanjang aliran sungai, seperti kegiatan industri dan perkebunan, serta pengaruh pasang surut Sungai Kampar turut mempengaruhi konsentrasi parameter pencemar di perairan.

Dari hasil verifikasi lapangan, DLH Pelalawan menemukan adanya ketidaksesuaian pada kanal pembuangan air limbah (effluent) milik PT RAPP dan PT APR yang menyebabkan bercampurnya aliran air dari kedua kanal tersebut. Selain itu, ditemukan pula aktivitas yang belum memiliki dokumen lingkungan, termasuk limbah dari kegiatan penumbangan kayu berwarna hitam pekat yang dibuang langsung ke sungai.

Pelanggaran lain yang ditemukan adalah adanya limpasan steam trap pada drainase pabrik yang berasal dari pipa boiler PT RAPP yang dibuang langsung ke lingkungan tanpa melalui pengolahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terlebih dahulu. Air limpasan tersebut mengalir ke kanal PT Inti Indosawit Subur (IIS) Kebun Buatan dan bermuara ke Sungai Kampar.

“Kami menemukan indikasi pelanggaran dan ketidaksesuaian oleh pelaku usaha dan kegiatan di lapangan yang berpotensi berkontribusi terhadap penurunan daya dukung dan daya tampung Sungai Kampar,” tegas Eko.

DLH Pelalawan menegaskan bahwa Sungai Kampar merupakan sungai lintas provinsi, sehingga kewenangan pengelolaan dan penegakan hukum berada pada Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH. Seluruh hasil verifikasi dan temuan lapangan tersebut telah disampaikan kepada instansi yang berwenang.

“Kami akan terus melakukan pengawasan serta koordinasi lanjutan,” tambahnya.

Eko juga mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat agar mematuhi ketentuan yang berlaku serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kualitas Sungai Kampar.

Editor: Junius Z Kornas

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Bersurat Resmi Terkait UU Perampasan Aset, Kini Tunggu Bukti Ketua Umum PJI Tegaskan UU Perampasan Aset Harus Gigit Koruptor dan Anteknya, Bukan Masyarakat Umum.
Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara
Maulid Keliling Kampung 13: Bumi Mengering, Sholawat Menggema di Pelalawan
Pimpin Apel Pagi, Waka Polres Selayar Minta Para PJU dan Seluruh Personel Komitmen Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab
Dugaan Persetubuhan Anak di Rupat, Keluarga Minta Kasus Diusut
Perwakilan Warga Datangi AJPLH Pelalawan, Tuntut Pemeriksaan Menyeluruh dan Akan Gelar Aksi Massa
SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: “Jawab Ketakutan dengan Pembatasan Pintar!” 
Gelora Kemerdekaan Tak Padam: Dusun Tanggungan Tampil Spektakuler dalam Gebyar Karnaval Desa Balongrejo

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:10 WIB

SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Bersurat Resmi Terkait UU Perampasan Aset, Kini Tunggu Bukti Ketua Umum PJI Tegaskan UU Perampasan Aset Harus Gigit Koruptor dan Anteknya, Bukan Masyarakat Umum.

Selasa, 8 September 2026 - 10:08 WIB

Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara

Senin, 7 September 2026 - 21:54 WIB

Maulid Keliling Kampung 13: Bumi Mengering, Sholawat Menggema di Pelalawan

Senin, 7 September 2026 - 20:21 WIB

Pimpin Apel Pagi, Waka Polres Selayar Minta Para PJU dan Seluruh Personel Komitmen Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Persetubuhan Anak di Rupat, Keluarga Minta Kasus Diusut

Berita Terbaru