Diduga Pengaruh Minuman Keras, Ama Rojer Diduga Lakukan Penyerangan dan Pengancaman di Warga Desa Ombolata

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahewa, Nias Utara – Lingkaranpolri.id
Ama Rojer yang belum diketahui identitasnya diduga melakukan penyerangan, Penganiayaan dan pengancaman kepada korban (BT).

Awalnya Ama Roger mendatangi rumah korban dua kali ke rumah sambil melontarkan kata-kata ancaman dan makian. Kejadian tersebut pada Senin (5/01/2026) sekira pukul 19.00 wib di desa ombolata, Kec. Lahewa, Nias Utara.

Pelaku (Ama Rojer) diduga mengancam korban dengan membawa senjata tajam/ benda keras yang disiapkan di gerobak motornya (becaknya). Informasi yang didapatkan oleh tim media ini bahwa Pelaku dalam keadaan Mabuk (Minuman keras) sehingga selain diduga melakukan penyerangan, pelaku juga diduga mengganggu ketertiban umum atau keamanan masyarakat.

Menurut informasi saksi yang melihat kejadian tersebut warga Ombolata Ama Tema, Ina celsi, Nenek dan anak dari korban.

Di lokasi, pelaku langsung memukul korban berkali-kali, korban pun merasa tertekan dan berusaha untuk mencegah dan membela diri. Namun pelaku terus melakukan penyerangan dan Penganiayaan berulang-ulang.

Anehnya, pelaku tersebut membuat Playing Victim yang seolah olah adalah korban. Pelaku membuat visum dan melakukan pelaporan di Polsek Lahewa.

Korban (BT) pun menceritakan kronologisnya saat pelaku diduga melakukan pengancaman di rumahnya.

“Pelaku menyerang saya tanpa tau alasan yang jelas, tiba-tiba dia datang ke rumah bolak balik, pintu di gedor gedor pintu dengan keras. Dia datang lagi lalu melakukan pemukulan kepada saya secara berulang-ulang, dia bawa senjata tajam/benda keras yang disiapkan di becaknya,” ujarnya.

Media ini menilai adanya unsur kesengajaan dan perencanaan oleh pelaku untuk melakukan penyerangan, penganiayaan dan pengancaman kepada korban. Belum diketahui motif dari penyerangan tersebut.

Awak media ini telah menghubungi Polsek Lahewa untuk melakukan konfirmasi.

“Benar atas nama tersebut telah visum dan membuat laporan,” jawab salah satu petugas Polsek Lahewa.

Tidak berhenti disitu, sekira pukul 22.45 dari rekaman video yang diterima oleh awak media ini, adik dari pelaku mendatangi korban di Polsek. Dalam rekaman video, adik pelaku seolah-olah kembali melakukan penyerangan. Beruntung Polisi ada di lokasi untuk melerai pelaku.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak terkait.

Tim

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Bersurat Resmi Terkait UU Perampasan Aset, Kini Tunggu Bukti Ketua Umum PJI Tegaskan UU Perampasan Aset Harus Gigit Koruptor dan Anteknya, Bukan Masyarakat Umum.
Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara
Maulid Keliling Kampung 13: Bumi Mengering, Sholawat Menggema di Pelalawan
Pimpin Apel Pagi, Waka Polres Selayar Minta Para PJU dan Seluruh Personel Komitmen Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab
Dugaan Persetubuhan Anak di Rupat, Keluarga Minta Kasus Diusut
Perwakilan Warga Datangi AJPLH Pelalawan, Tuntut Pemeriksaan Menyeluruh dan Akan Gelar Aksi Massa
SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: “Jawab Ketakutan dengan Pembatasan Pintar!” 
Gelora Kemerdekaan Tak Padam: Dusun Tanggungan Tampil Spektakuler dalam Gebyar Karnaval Desa Balongrejo

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:10 WIB

SUARA PERS, SUARA RAKYAT Ketua Umum PJI Bersurat Resmi Terkait UU Perampasan Aset, Kini Tunggu Bukti Ketua Umum PJI Tegaskan UU Perampasan Aset Harus Gigit Koruptor dan Anteknya, Bukan Masyarakat Umum.

Selasa, 8 September 2026 - 10:08 WIB

Drone Pemadam Polda Riau Turun di Siak, Titik Api Karhutla Dipadamkan dari Udara

Senin, 7 September 2026 - 21:54 WIB

Maulid Keliling Kampung 13: Bumi Mengering, Sholawat Menggema di Pelalawan

Senin, 7 September 2026 - 20:21 WIB

Pimpin Apel Pagi, Waka Polres Selayar Minta Para PJU dan Seluruh Personel Komitmen Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Persetubuhan Anak di Rupat, Keluarga Minta Kasus Diusut

Berita Terbaru